PANGKALPINANG,VISSIONNEWS.COM- Komitmen PT TIMAH Tbk dalam memperkuat sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) terus diwujudkan melalui program pemberdayaan yang menyentuh langsung kebutuhan pelaku usaha. Salah satu UMKM yang mendapatkan pendampingan adalah Roteni, pelaku usaha sabun cuci piring merek Bunda Fresh di Kota Pangkalpinang.
Melalui program pembinaan UMKM, PT TIMAH Tbk tidak hanya memberikan dukungan permodalan, tetapi juga membantu proses legalitas usaha yang menjadi kunci agar produk dapat dipasarkan secara lebih luas dan profesional. Pendampingan dilakukan mulai dari pengurusan izin edar, pendaftaran Hak Kekayaan Intelektual (HKI), hingga sertifikasi halal.
Roteni mengungkapkan, sebelum mendapatkan pendampingan, dirinya kesulitan mengembangkan pemasaran karena belum memiliki izin edar resmi. Akibatnya, penjualan produk masih terbatas di lingkungan terdekat.
“Selama ini saya hanya berani menjual ke teman-teman dan ibu-ibu KWT karena belum punya izin edar. Sekarang semua proses perizinan sedang dibantu oleh PT TIMAH Tbk, jadi nantinya bisa dipasarkan lebih luas,” ujar Roteni, Rabu (14/1/2025).
Ia menambahkan, proses administrasi perizinan yang sebelumnya terasa rumit kini menjadi lebih mudah dipahami berkat adanya pendampingan langsung dari perusahaan.
“Sekarang izin edar, halal, dan HAKI semuanya sedang diproses. Semoga segera selesai supaya produksi bisa ditingkatkan dan bisa memberdayakan lebih banyak anggota KWT,” katanya.
Menurut Roteni, legalitas produk menjadi faktor penting untuk membangun kepercayaan konsumen serta membuka peluang masuk ke pasar yang lebih besar, termasuk toko-toko dan kegiatan pameran.
Sementara itu, PT TIMAH Tbk melalui program tanggung jawab sosial perusahaan terus mendorong UMKM di wilayah operasional agar mampu naik kelas. Selain membantu perizinan, perusahaan juga memberikan pelatihan keterampilan, pendampingan manajemen usaha, hingga fasilitasi promosi produk.
Dengan pembinaan yang dilakukan secara berkelanjutan, PT TIMAH Tbk berharap UMKM lokal seperti Bunda Fresh dapat tumbuh mandiri, memperluas jaringan pemasaran, serta berkontribusi dalam peningkatan ekonomi masyarakat sekitar. (*)










