BANGKA,VISSIONNEWS.COM- Dewan Pimpinan Cabang Serikat Media Siber Indonesia (DPC SMSI) Kabupaten Bangka mengambil peran aktif dalam pemulihan lingkungan pesisir dengan mengeksekusi Pilot Project Green Democracy Indonesia (GDI) yang digagas Ketua DPD RI.
Program ini akan dilaksanakan di kawasan Pantai Matras, Sungailiat, yang selama ini dikenal sebagai wilayah dengan lahan kritis akibat aktivitas pertambangan masyarakat di masa lalu.
Untuk merealisasikan program tersebut, SMSI Bangka menggandeng Kelompok Tani Hutan Kemasyarakatan (HKM) SMC Bangka melalui skema kemitraan pengelolaan lahan.
Ketua SMSI Bangka, Ahmad Wahyudi, mengatakan pihaknya telah memperoleh alokasi pemanfaatan sekitar 10 persen dari total lahan HKM yang akan difokuskan pada kegiatan reklamasi dan penghijauan.
“Lahan yang sebelumnya tandus akan kita pulihkan melalui penanaman dan penataan kawasan, sehingga nantinya bisa menjadi ruang hijau sekaligus destinasi wisata yang memberi manfaat ekonomi bagi masyarakat,” kata Wahyudi saat melakukan peninjauan lokasi, Rabu (21/1/2026).
Kegiatan puncak program GDI dijadwalkan berlangsung pada 15 Februari 2026 dan akan melibatkan sekitar 200 peserta dari berbagai unsur. Sejumlah aksi lingkungan akan digelar, mulai dari bersih-bersih pantai, pelepasan tukik, hingga penanaman sebanyak 1.000 pohon kelapa di sepanjang kawasan pesisir.
Wahyudi menyebut, ke depan kawasan tersebut diharapkan berkembang menjadi destinasi wisata baru dengan konsep ramah lingkungan yang diberi nama “Pantai SMSI Bangka”. Menurutnya, karakteristik perairan yang relatif dangkal menjadikan pantai ini aman dan nyaman bagi wisata keluarga.
Sebagai satu-satunya daerah di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang dipercaya menjadi lokasi Pilot Project GDI Ketua DPD RI, SMSI Bangka menilai program ini sebagai amanah besar yang harus dijalankan secara serius dan berkelanjutan.
Tak berhenti pada kegiatan lingkungan, SMSI Bangka juga telah menyiapkan rangkaian agenda sosial kemasyarakatan pasca pelantikan pengurus yang dijadwalkan pada 31 Januari 2026.
Selain aksi GDI pada 15 Februari, SMSI Bangka juga akan menggelar kegiatan “Kampung Ramadan Ceria dan Berkah” yang berlangsung dari 17 Februari hingga 17 Maret 2026, sebagai bentuk kontribusi sosial di bulan suci Ramadan.
Dalam kesempatan tersebut, Wahyudi menegaskan pentingnya membangun sinergi dengan unsur Forkopimda serta seluruh lapisan masyarakat agar program-program yang dijalankan dapat memberi dampak luas.
“Kami tidak ingin dipandang sebagai pesaing, tapi sebagai mitra yang siap berkolaborasi. Prinsip kami sederhana, Ikak Pacak, Kami Ge Pacak. Kalau bisa berjalan bersama, kenapa harus saling menjatuhkan,” ujarnya.
Saat ini, seluruh persiapan kegiatan terus dimatangkan. Panitia memastikan kebutuhan teknis, konsumsi, serta perlengkapan kegiatan telah dipersiapkan dan ditanggung sepenuhnya oleh pihak penyelenggara.










