BABEL,VISSIONNEWS.COM- Kunjungan kerja Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) RI di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung resmi ditutup pada Jumat (24/4/2026). Momen penutupan ditandai dengan pelepasan langsung oleh Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Hidayat Arsani, di Terminal VIP Bandara Depati Amir.
Kepala BNN RI, Suyudi Ario Seto, beserta rombongan bertolak kembali ke Jakarta usai menjalani agenda kerja yang berfokus pada penguatan Program P4GN (Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan serta Peredaran Gelap Narkotika).
Gubernur Hidayat hadir bersama unsur Forkopimda dan sejumlah pejabat daerah sebagai bentuk apresiasi atas kunjungan strategis tersebut. Ia menilai kehadiran BNN RI menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi lintas sektor guna menekan peredaran narkoba, khususnya di kalangan generasi muda.
“Terima kasih atas perhatian dan dukungan yang diberikan kepada Bangka Belitung. Kami berharap hasil koordinasi selama kunjungan ini dapat segera ditindaklanjuti demi menciptakan lingkungan yang lebih sehat dan bebas narkoba,” ujar Hidayat.
Selama berada di Babel, BNN RI bersama pemerintah daerah melakukan berbagai langkah koordinatif dan pembahasan strategi guna mempercepat implementasi program P4GN. Fokus utama diarahkan pada pencegahan dini serta peningkatan kesadaran masyarakat terhadap bahaya narkotika.
Sementara itu, Suyudi Ario Seto mengapresiasi komitmen Pemerintah Provinsi Babel dalam mendukung upaya pemberantasan narkoba. Ia menyebut kunjungan tersebut berjalan produktif dan membuka peluang kerja sama yang lebih luas di masa mendatang.
“Kami melihat keseriusan pemerintah daerah dalam mendukung program nasional. Ini menjadi modal penting untuk memperkuat langkah bersama ke depan,” katanya.
Prosesi pelepasan turut dimeriahkan oleh siswa-siswi SMA yang mengibarkan bendera Merah Putih, sebelum rombongan Kepala BNN RI melanjutkan perjalanan menggunakan penerbangan Citilink menuju Jakarta.
Dengan berakhirnya kunjungan ini, diharapkan kolaborasi antara BNN RI dan Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung semakin solid dalam menciptakan wilayah yang bersih dari penyalahgunaan narkotika.










