Program ini menyasar siswa dari 31 SMA/SMK di Kabupaten Bangka sebagai bagian dari upaya membantu peserta didik memperoleh dukungan kebutuhan sekolah, sekaligus mendorong pemerataan akses pendidikan bagi masyarakat.
Dalam sambutannya, Hidayat Arsani menekankan bahwa penyaluran bantuan yang bersumber dari dana BAZNAS harus dilaksanakan secara transparan, akuntabel, dan tepat sasaran. Ia meminta agar bantuan benar-benar diberikan kepada masyarakat yang berhak menerimanya.
“Bantuan ini berasal dari dana BAZNAS yang merupakan sumbangan sukarela dari provinsi dan donatur. Dana tersebut akan disalurkan kepada pihak-pihak yang berhak, terutama untuk dunia pendidikan di seluruh Provinsi Babel,” kata Hidayat.
Ia juga mengingatkan jajaran BAZNAS Babel agar pengelolaan dana tetap berorientasi pada kepentingan masyarakat, termasuk mendukung sektor pendidikan, kesehatan, serta membantu warga kurang mampu.
Menurutnya, dana bantuan sosial tidak boleh dimanfaatkan untuk kepentingan politik maupun disalahgunakan oleh pihak-pihak tertentu.
Selain menyerahkan bantuan pendidikan, Gubernur Hidayat turut menyoroti persoalan ketersediaan air bersih di SMAN 1 Sungailiat. Menanggapi kondisi sekolah yang mengalami kesulitan air, ia menyatakan kesiapannya membantu penyediaan sumur bor.
“Secara pribadi, saya akan mengirimkan sumur bor terbaik untuk sekolah yang masih sulit dengan kebutuhan air. Kita harus cepat bertindak dalam mengatasi masalah kekurangan air bersih untuk kebutuhan sehari-hari dan beribadah,” ujarnya.
Komitmen tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan air bersih di lingkungan sekolah, sehingga aktivitas belajar mengajar dan kegiatan sehari-hari warga sekolah dapat berjalan lebih baik.
Pada kesempatan yang sama, Hidayat juga mengajak para siswa untuk menjaga perilaku, memperkuat keimanan, serta memelihara kebersihan dan kelestarian lingkungan sekolah. Ia turut meminta Bupati Bangka beserta jajaran untuk ikut melakukan pengawasan terhadap lingkungan pendidikan.
Ketua BAZNAS Babel, Zulhadi, menjelaskan bahwa penyaluran bantuan di Kabupaten Bangka merupakan kegiatan keempat yang dilaksanakan di tingkat kabupaten.
Dalam program tersebut, sebanyak 200 paket seragam dan perlengkapan sekolah dengan total nilai Rp98 juta diberikan kepada siswa dari 31 SMA/SMK. Penyerahan dilakukan secara simbolis oleh Gubernur Hidayat Arsani dan Ketua TP PKK Babel Noni Hidayat Arsani kepada lima orang perwakilan penerima.
Program kolaborasi ini menjadi salah satu bentuk pemanfaatan dana zakat dan sumbangan untuk membantu kebutuhan masyarakat, khususnya dalam mendukung keberlangsungan pendidikan bagi para pelajar.
Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan kebutuhan perlengkapan sekolah keluarga penerima sekaligus menambah semangat siswa dalam menempuh pendidikan.
Kebahagiaan atas bantuan yang diterima turut dirasakan Deviana Raihana, salah seorang siswi penerima manfaat. Ia menyampaikan rasa terima kasih kepada Gubernur Babel dan BAZNAS Babel atas perhatian yang diberikan kepada para pelajar.
“Terima kasih Pak Gubernur Hidayat atas bantuan yang diberikan kepada saya. Tetap bahagia dan sukses untuk Pak Gubernur. Dan jangan lupa bahagia, Pak,” ungkap Deviana.
Apresiasi juga disampaikan Kepala SMAN 1 Sungailiat, Ali Akbar. Ia menyambut baik kehadiran Gubernur beserta rombongan dan berharap perhatian pemerintah terhadap dunia pendidikan dapat memberikan dampak positif bagi guru maupun siswa.
Menurut Ali Akbar, kunjungan tersebut menjadi momentum untuk meningkatkan motivasi warga sekolah agar terus menjalankan kegiatan pendidikan dengan semangat dan optimisme.
Kedatangan Gubernur Hidayat Arsani dan Noni Hidayat Arsani di SMAN 1 Sungailiat disambut melalui pengalungan kain cual serta pertunjukan tari sambut oleh pihak sekolah.
Kegiatan ini turut dihadiri Bupati Bangka Fery Insani bersama jajaran perangkat daerah Kabupaten Bangka, perwakilan BAZNAS Babel, para siswa SMA/SMK se-Kabupaten Bangka, serta keluarga penerima bantuan.
Melalui sinergi pemerintah daerah dan BAZNAS, bantuan ini diharapkan dapat memperluas dukungan bagi pelajar sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan kesejahteraan masyarakat di Kepulauan Bangka Belitung.










