Penyerahan bantuan berlangsung di Kantor Baznas Kota Pangkalpinang, Kamis (24/9/2026), dan mendapat apresiasi dari Wali Kota Pangkalpinang, Prof. Saparudin.
Dalam kesempatan itu, Saparudin menyampaikan terima kasih kepada masyarakat yang telah mempercayakan penyaluran zakat dan sedekahnya melalui Baznas. Ia menegaskan bahwa dana yang dihimpun harus disalurkan kepada pihak yang berhak agar manfaatnya dapat dirasakan secara langsung.
Menurutnya, bantuan pendidikan tersebut diharapkan mampu mengurangi beban ekonomi keluarga penerima, terutama dalam memenuhi kebutuhan sekolah anak.
Wali Kota yang akrab disapa Prof. Udin itu juga mengajak masyarakat untuk meningkatkan kepedulian melalui zakat, infak, dan sedekah. Ajakan tersebut secara khusus ditujukan kepada aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Pangkalpinang yang telah memenuhi ketentuan untuk menunaikan zakat.
Ia menyebutkan, tingkat partisipasi ASN dalam penghimpunan zakat melalui Baznas saat ini masih berkisar 40 hingga 50 persen. Karena itu, ia berharap kesadaran untuk menyalurkan zakat semakin meningkat, dengan tetap mempertimbangkan kemampuan ekonomi masing-masing pegawai.
Sementara itu, Ketua Baznas Kota Pangkalpinang, Paidi, merinci bahwa penerima Beasiswa Cendekia tahun ini terdiri atas 247 siswa SD/MI dan 186 siswa SMP/MTs.
Ia menjelaskan, jumlah penerima bantuan mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya yang hampir mencapai 800 siswa. Penurunan tersebut berkaitan dengan belum optimalnya penghimpunan dana zakat yang dilakukan Baznas.
Pada 2026, Baznas Kota Pangkalpinang menargetkan pengumpulan zakat sebesar Rp2,5 miliar. Namun, hingga penyaluran bantuan dilakukan, dana yang terkumpul baru mencapai sekitar Rp1,3 miliar.
Sebagai perbandingan, pada tahun sebelumnya Baznas menetapkan target penghimpunan sebesar Rp3,2 miliar dan berhasil merealisasikan Rp2,1 miliar.
Paidi berharap partisipasi masyarakat dalam menyalurkan zakat melalui Baznas dapat terus meningkat. Dengan dukungan penghimpunan dana yang lebih besar, program bantuan sosial dan pendidikan diharapkan mampu menjangkau lebih banyak masyarakat yang membutuhkan.
Melalui Beasiswa Cendekia, Baznas Kota Pangkalpinang berupaya memastikan dana zakat tidak hanya menjadi instrumen bantuan sosial, tetapi juga berkontribusi terhadap keberlangsungan pendidikan anak-anak dari keluarga dengan keterbatasan ekonomi.










