Dalam kesempatan itu, Saparudin mengingatkan bahwa berbagi tidak harus menunggu seseorang memiliki kekayaan berlimpah. Setiap orang, kata dia, dapat menolong sesama sesuai kemampuan, baik melalui pemberian makanan maupun menyisihkan sebagian rezeki untuk membantu mereka yang membutuhkan.
“Kalau nak (mau) dapat rezeki yang banyak, rajin-rajin berbagi. Jangan pelit. Itulah kuncinya,” ujar Saparudin.
Ia menjelaskan, kebaikan dapat dimulai dari tindakan sederhana yang dilakukan secara rutin. Meski nilainya tidak besar, bantuan yang diberikan dengan ikhlas tetap memiliki manfaat bagi penerimanya.
Saparudin pun mendorong masyarakat agar tidak ragu membantu keluarga, saudara, maupun orang lain yang sedang mengalami kesulitan.
“Sekecil apa pun, pagi-pagi memberi makan. Ada duit sedikit, beri sedikit. Ada duit banyak, bagi banyak. Bantu orang, ringan tangan bantu saudara-saudara kita,” katanya.
Selain menumbuhkan kebiasaan berbagi, Wali Kota juga menyoroti pentingnya membangun hubungan antarmanusia yang dilandasi kasih sayang. Menurutnya, sikap saling menyayangi harus dimulai dari lingkungan keluarga, kemudian diterapkan dalam kehidupan sosial yang lebih luas.
“Kita semua diharapkan untuk berbuat kebaikan, harus kasih sayang yang diajarkan, cinta kasih, kasih sayang. Allah Maha Pengasih, Maha Penyayang,” tuturnya.
Memasuki usia ke-269 tahun, Saparudin berharap Pangkalpinang tidak hanya semakin maju, tetapi juga menjadi kota yang penuh keberkahan. Ia menginginkan masyarakat terus memperkuat rasa persaudaraan, meningkatkan kepedulian sosial, serta membiasakan diri membantu sesama tanpa memandang besar kecilnya bantuan.
Ia juga menyampaikan harapan agar seluruh masyarakat Pangkalpinang senantiasa memperoleh perlindungan dari Allah SWT.
“Harapan tentunya di tahun yang akan datang Kota Pangkalpinang kita ini semakin berkah, dan kita semua masyarakat Pangkalpinang selalu dilindungi oleh Allah Subhanahu wa ta’ala,” ungkapnya.
Pada kesempatan yang sama, Saparudin turut mengundang masyarakat untuk menghadiri kegiatan zikir akbar yang dijadwalkan berlangsung pada malam 3 Oktober 2026 di Alun-Alun Taman Merdeka, Pangkalpinang.
Kegiatan keagamaan tersebut ditargetkan diikuti sekitar 3.000 peserta. Panitia juga dijadwalkan menghadirkan Syekh Jilani dan Syekh Fadil, guru tarekat dari Makkah.
Melalui rangkaian kegiatan keagamaan dalam peringatan hari jadi kota tersebut, diharapkan semangat kebersamaan, kepedulian, dan nilai-nilai spiritual masyarakat Pangkalpinang semakin kuat.










