Pangkalpinang, VissionNews.Com – Pj Walikota Pangkalpinang, M. Unu Ibnudin, menegaskan pentingnya upaya mengatasi masalah pengangguran yang terus meningkat, seiring dengan terbatasnya lapangan kerja baik di sektor formal maupun informal.
Di tengah pesatnya perkembangan pembangunan di berbagai bidang, khususnya sektor jasa, Pemkot Pangkalpinang melalui Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) mengadakan kegiatan Pangkalpinang Job Fair 2025 untuk menanggulangi pengangguran di Kota Pangkalpinang dan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung pada umumnya.
Pada acara yang diadakan untuk menciptakan lapangan pekerjaan ini, masyarakat diberi kesempatan untuk mencari pekerjaan sesuai dengan minat dan keterampilan melalui perusahaan-perusahaan yang turut serta dalam kegiatan job fair.
Tahun ini, tercatat ada 904 lowongan pekerjaan dengan 51 posisi yang tersedia, dari 17 perusahaan yang berpartisipasi.

Diharapkan melalui kegiatan ini, angka pengangguran terbuka di Kota Pangkalpinang dapat berkurang, sehingga kesejahteraan masyarakat dapat meningkat.
Selain itu, Walikota juga menekankan pentingnya memastikan bahwa pekerjaan luar negeri yang ditawarkan melalui job fair ini merupakan pekerjaan yang legal dan terjamin keamanannya. Untuk itu, pihaknya juga menyelenggarakan talkshow, konseling, dan bimbingan bagi calon pekerja luar negeri, dengan pengawasan langsung dari Dinas Tenaga Kerja.
“Mari persiapkan diri sebaik-baiknya untuk memenuhi semua persyaratan formal, kompetensi, dan administrasi yang ditetapkan,” pesan Pj Wako Pangkalpinang, M. Unu Ibnudin usai membuka Job fair Tahun 2025, dihalaman kantor Dinas PMPTSP Pangkalpinang, Rabu (23/07/2025).

Ia juga mengingatkan agar kegiatan seperti ini dimanfaatkan dengan optimal. Menurutnya, ke depan, job fair semacam ini bisa lebih diformalkan atau bahkan dilakukan secara lebih langsung oleh Dinas Tenaga Kerja melalui sosialisasi yang lebih luas, termasuk memanfaatkan teknologi seperti barcode untuk mempermudah proses pendaftaran.
Ia juga mengungkapkan dukungannya terhadap inklusivitas, termasuk bagi sekolah luar biasa (SLB) dan masyarakat lainnya. Ia berharap Disnaker dapat membantu memenuhi persyaratan formal bagi semua calon pekerja, memastikan tidak ada keluarga yang tercatat dalam data pengangguran.

“Saya berharap tidak ada satu pun Kepala Keluarga (KK) yang tidak bekerja. Jika ada, maka mereka akan diprioritaskan dalam program-program ini,” tegasnya.
Pemkot Pangkalpinang berkomitmen untuk terus mendukung dan menyediakan peluang bagi masyarakat guna meningkatkan kesejahteraan mereka melalui penciptaan lapangan kerja yang lebih luas dan terakses.(Adv/ss).