UBB Serahkan Bantuan Mesin dan Bibit Kakao, Merinda: Semoga Kedepan Lebih Banyak Lagi Pihak yang Peduli Pengembangan Kakao

oplus_2

Pangkalpinang,VissionNews.Com- Program Studi Magister Manajemen, Fakultas Ekonomi Universitas Bangka Belitung (UBB) menggelar kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat bertajuk “Strategi Pemasaran Berbasis Digital pada Pelaku UMKM dan Petani Kakao” di Puri 56, Pangkalpinang, Jumat (29/08/2025).

Kegiatan ini menghadirkan Merinda Haris, Ketua Komunitas Kovertur Bangka (KOKOA) sekaligus pemilik industri cokelat lokal Cokelat CandU, sebagai narasumber utama.

Dalam pelatihan ini, para peserta yang terdiri dari pelaku UMKM dan petani kakao dibekali dengan pengetahuan dan strategi dalam memasarkan produk mereka secara digital, guna meningkatkan daya saing di pasar yang semakin kompetitif.

Usai pelatihan, Universitas Bangka Belitung memberikan bantuan berupa satu unit mesin pengolahan cokelat kepada Cokelat CandU, yang merupakan industri cokelat artisan pertama dan satu-satunya di Bangka Belitung serta mitra resmi UBB.

Selain itu, UBB juga menyerahkan sebanyak 300 bibit kakao dan 35 karung pupuk kepada para petani kakao yang hadir dalam kegiatan tersebut.

“Kami sangat senang bisa menerima bantuan dari Universitas Bangka Belitung. Ini membuktikan bahwa akademisi juga peduli dengan perkembangan industri cokelat di Bangka,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa bentuk kepedulian UBB bukan hanya dalam wacana, tetapi melalui aksi nyata yang mendukung perkembangan komunitas kakao dan industri berbasis potensi lokal.

Komunitas Kakao (KOKOA) saat ini beranggotakan sekitar 30 hingga 40 petani yang tersebar di lima kabupaten/kota di Pulau Bangka. Meski saat ini anggotanya masih berasal dari Bangka, Merinda berharap ke depannya bisa merangkul petani dari Belitung.

“Harapannya ke depan, lebih banyak lagi pihak yang peduli terhadap pengembangan kakao. Tidak hanya UBB, tetapi juga instansi lainnya yang melihat potensi besar ekonomi dari sektor ini, agar kita bisa bergerak bersama-sama membangun industri kakao Bangka Belitung,” tambah Merinda.

Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen UBB dalam mendukung pemberdayaan ekonomi lokal, khususnya di sektor pertanian dan UMKM berbasis olahan kakao, yang dinilai memiliki potensi besar untuk dikembangkan di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.(ss)

Share

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *