Ajakan tersebut disampaikan saat menghadiri acara silaturahmi Idulfitri 1447 Hijriah yang digelar Muhammadiyah Bangka Belitung di SMK Sore Muhammadiyah, Sabtu (4/4/2026).
Dalam sambutannya, Saparudin menegaskan bahwa Muhammadiyah merupakan salah satu organisasi besar yang memiliki peran penting dalam pembangunan sumber daya manusia. Ia menilai kiprah Muhammadiyah selama ini telah memberikan dampak nyata bagi masyarakat luas.
Ia juga mengenang perjalanan pribadinya bersama Muhammadiyah yang telah dimulai sejak awal kariernya setelah menyelesaikan pendidikan tinggi. Saat itu, ia memulai pengabdian sebagai tenaga pengajar di SMA Muhammadiyah 1 Palembang sebelum kembali ke Pangkalpinang.
Di kota tersebut, ia kemudian terlibat dalam pengembangan Universitas Muhammadiyah bersama jajaran pimpinan kampus sejak 2014, beberapa tahun setelah institusi itu berdiri.
Menurutnya, nilai pengabdian yang diajarkan di Muhammadiyah menjadi prinsip penting dalam menjalankan peran, yakni berkontribusi untuk kemajuan organisasi dan umat, bukan sekadar kepentingan pribadi.
Momentum halalbihalal, lanjutnya, tidak hanya dimaknai sebagai tradisi tahunan, tetapi juga sebagai sarana mempererat hubungan serta memperkuat semangat kebersamaan.
Ia berharap Muhammadiyah terus memperluas manfaatnya, khususnya dalam mendukung kemajuan pendidikan di Pangkalpinang.
Selain itu, Saparudin juga mendorong terwujudnya fasilitas kesehatan berupa rumah sakit Muhammadiyah di Pangkalpinang. Ia optimistis rencana tersebut dapat direalisasikan melalui kerja sama dan semangat gotong royong seluruh pihak.
Kegiatan tersebut turut diisi dengan pencanangan sekolah unggulan SD STKIP Muhammadiyah serta penyerahan penghargaan kepada para siswa berprestasi. Suasana acara berlangsung hangat dengan nuansa kebersamaan yang kental di antara para peserta.










