Pangkalpinang Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor Hadapi Ancaman AIDS, TBC, dan Malaria

PANGKALPINANG,VISSIONNEWS.COM- Pemerintah Kota Pangkalpinang terus mendorong penguatan sistem kesehatan daerah melalui kolaborasi lintas sektor. Hal ini terlihat dalam audiensi bersama Asosiasi Dinas Kesehatan Seluruh Indonesia (ADINKES) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang digelar di Smart Room Center Kantor Wali Kota, Kamis (2/4/2026).

Pertemuan tersebut dipimpin oleh Wakil Wali Kota Pangkalpinang, Dessy Ayutrisna, dan turut dihadiri jajaran ADINKES serta koordinator program Resilient and Sustainable Systems for Health (RSSH) Island Indonesia wilayah Bangka Belitung.

Dalam diskusi, fokus utama diarahkan pada penguatan implementasi program RSSH tahun 2025, khususnya dalam penanganan penyakit menular yang masih menjadi tantangan besar, yaitu AIDS, tuberkulosis (TBC), dan malaria.

Dessy menegaskan bahwa sinergi antara pemerintah daerah dan berbagai pemangku kepentingan menjadi kunci dalam menekan angka penyebaran penyakit tersebut. Ia menyebut, posisi Indonesia yang masih berada di peringkat tinggi kasus TBC dunia menjadi alarm serius bagi seluruh daerah untuk meningkatkan upaya penanganan.

“Koordinasi ini penting agar program yang dijalankan tidak hanya berhenti di perencanaan, tetapi benar-benar berdampak pada penurunan kasus di lapangan,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya keterlibatan berbagai sektor, tidak hanya dari dinas kesehatan, tetapi juga unsur lain yang berperan dalam mendukung upaya promotif dan preventif di masyarakat.

Selama ini, Pemerintah Kota Pangkalpinang melalui Dinas Kesehatan telah menjalankan berbagai langkah, mulai dari deteksi dini, pengobatan, hingga edukasi berkelanjutan. Kegiatan sosialisasi dilakukan secara aktif di fasilitas kesehatan, sekolah, hingga lingkungan masyarakat guna meningkatkan kesadaran akan pentingnya pencegahan penyakit.

Menurut Dessy, penguatan peran puskesmas menjadi salah satu strategi utama dalam memperluas jangkauan layanan kesehatan, terutama dalam penanganan penyakit menular.

Melalui pertemuan ini, diharapkan terbangun komitmen bersama untuk memperkuat sistem kesehatan yang lebih tangguh dan berkelanjutan, sekaligus mempercepat penanganan penyakit AIDS, TBC, dan malaria di Pangkalpinang serta wilayah Bangka Belitung secara keseluruhan.

Share

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *