PANGKALPINANG,VISSIONNEWS.COM- Pemerintah Kota Pangkalpinang terus mendorong penguatan peran aparatur sipil negara (ASN) melalui optimalisasi jabatan fungsional. Upaya ini ditandai dengan kegiatan sosialisasi rekomendasi instansi pembina sekaligus percepatan validasi evaluasi jabatan yang digelar di lingkungan pemkot, Kamis (2/4/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Wali Kota Saparudin bersama Wakil Wali Kota Dessy Ayutrisna, serta diikuti perangkat daerah dan ASN yang menempati jabatan fungsional. Acara berlangsung di Balai Betason, Kantor Wali Kota Pangkalpinang.
Dalam sambutannya, Saparudin menegaskan bahwa jabatan fungsional memiliki posisi strategis dalam meningkatkan kualitas kinerja pemerintahan. Ia menilai, penguatan kapasitas dan profesionalisme ASN menjadi kunci utama dalam mendukung pembangunan daerah.
Menurutnya, ASN yang berada dalam jabatan fungsional perlu dibekali kemampuan perencanaan, pengorganisasian, hingga evaluasi kerja yang matang. Selain itu, aspek pelaporan juga menjadi bagian penting yang tidak boleh diabaikan.
“Pekerjaan harus dirancang dengan baik, dievaluasi secara berkala, dan dilaporkan secara sistematis agar karier ASN dapat berkembang,” ujarnya.
Ia juga menyoroti bahwa jabatan fungsional di pemerintah daerah masih tergolong relatif baru, sehingga membutuhkan pemahaman menyeluruh terhadap regulasi yang berlaku. Melalui sosialisasi ini, diharapkan para ASN mampu menjalankan tugas sesuai aturan sekaligus meningkatkan kompetensi diri.
Di sisi lain, Saparudin turut menyinggung rencana penerapan sistem kerja fleksibel atau Work From Anywhere (WFA). Ia memastikan kebijakan tersebut tetap akan mempertimbangkan kebutuhan pelayanan publik.
“Tidak semua pegawai akan bekerja dari mana saja. Akan ada pengaturan proporsi kehadiran, terutama bagi unit yang bersentuhan langsung dengan masyarakat,” jelasnya.
Pemkot Pangkalpinang menegaskan bahwa pelayanan kepada masyarakat tetap menjadi prioritas utama. Oleh karena itu, kehadiran ASN di kantor tetap dibutuhkan guna menjaga kualitas layanan publik.
Melalui kegiatan ini, pemerintah berharap seluruh pejabat fungsional semakin memahami tugas dan tanggung jawabnya, sehingga mampu memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kinerja pemerintahan daerah.










