Pemprov Babel Kucurkan Rp9,54 Miliar Dana Hibah 2026 untuk 64 Lembaga Keagamaan

 

BABEL,VISSIONNEWS.COM- Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) mengalokasikan dana hibah sebesar Rp9,54 miliar pada Tahun Anggaran 2026 untuk 64 badan, lembaga, organisasi kemasyarakatan, dan yayasan yang bergerak di bidang keagamaan di tujuh kabupaten/kota.

Komitmen tersebut ditegaskan Gubernur Babel Hidayat Arsani saat membuka sosialisasi tata cara pencairan dana hibah di Ruang Pasir Padi, Kantor Gubernur Babel, Rabu (11/2/2026). Kegiatan itu juga dirangkaikan dengan penyerahan bantuan hibah secara simbolis kepada sejumlah penerima.

Menurut Hidayat, sosialisasi digelar untuk memastikan pengelolaan dana hibah berjalan tertib, transparan, dan sesuai peraturan perundang-undangan.

“Ini bukan sekadar penyaluran bantuan, tetapi juga upaya edukasi agar seluruh penerima memahami mekanisme administrasi dan pertanggungjawabannya,” kata Hidayat.

Ia menekankan bahwa dana hibah yang disalurkan merupakan uang rakyat yang harus dimanfaatkan secara tepat sasaran dan bertanggung jawab.

“Gunakan dana ini sesuai peruntukannya dan berikan dampak nyata bagi masyarakat. Kepercayaan publik harus kita jaga bersama,” tegasnya.

Adapun bantuan hibah tersebut diperuntukkan bagi pembangunan rumah ibadah, pondok pesantren, Taman Pendidikan Alquran (TPA), serta berbagai kegiatan keagamaan lain yang bertujuan memperkuat kualitas kehidupan beragama di Bangka Belitung.

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Setda Provinsi Babel, M. Yasir Mustafa, menjelaskan bahwa sosialisasi mencakup pemaparan persyaratan administrasi, mekanisme pencairan, penggunaan anggaran, hingga penyusunan laporan pertanggungjawaban.

“Kami ingin seluruh proses, mulai dari perencanaan sampai pelaporan, berjalan tertib dan akuntabel agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” ujarnya.

Pemprov Babel, lanjut Yasir, akan terus melakukan pembinaan dan pengawasan terhadap pengelolaan dana hibah guna mendukung pembangunan daerah, khususnya di sektor keagamaan.

Dengan alokasi tersebut, Pemprov Babel berharap pembangunan sarana dan kegiatan keagamaan semakin optimal serta mampu memperkuat karakter masyarakat yang religius, harmonis, dan berdaya saing.

Share

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *