Pemuda Muhammadiyah Pangkalpinang Minta Warga Tetap Tenang Terkait Isu BBM

PANGKALPINANG,VISSIONNEWS.COM- Pemuda Muhammadiyah Kota Pangkalpinang mengajak masyarakat untuk tidak terpancing isu kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) yang belakangan ramai diperbincangkan di media sosial. Isu tersebut muncul seiring kabar dinamika geopolitik di kawasan Timur Tengah, khususnya terkait potensi gangguan jalur pelayaran Selat Hormuz.

Wakil Ketua Bidang Energi dan Sumber Daya Mineral Pemuda Muhammadiyah Kota Pangkalpinang, Himbauan Ramadhan, menegaskan bahwa masyarakat tidak perlu panik karena pemerintah telah memastikan kondisi stok energi nasional masih aman.

Menurutnya, sejumlah pernyataan dari pemerintah pusat menunjukkan bahwa cadangan energi Indonesia saat ini berada dalam kondisi stabil dan masih mampu memenuhi kebutuhan masyarakat.

Ia menjelaskan bahwa Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Bahlil Lahadalia, telah menyampaikan bahwa stok BBM nasional berada di atas batas minimum yang ditetapkan pemerintah. Cadangan tersebut diperkirakan cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama lebih dari 20 hari ke depan.

Namun demikian, ia menegaskan bahwa angka tersebut merupakan stok yang terus bergerak karena pasokan energi tetap berjalan melalui distribusi dan impor secara berkelanjutan.

“Artinya, stok tersebut akan terus diperbarui melalui pasokan yang masuk, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir akan kehabisan BBM,” ujar Himbauan Ramadhan, Jumat (6/3/3036).

Selain itu, pemerintah juga telah mengantisipasi potensi gangguan distribusi energi global dengan menyiapkan berbagai sumber impor alternatif. Negara seperti Amerika Serikat, Brasil, serta beberapa negara di kawasan Afrika, termasuk Angola dan Nigeria, disebut menjadi bagian dari opsi sumber pasokan minyak mentah bagi Indonesia.

Himbauan Ramadhan juga menilai kekhawatiran berlebihan terhadap dampak penutupan Selat Hormuz tidak sepenuhnya tepat. Pasalnya, berdasarkan data pemerintah, hanya sekitar 20 hingga 25 persen impor minyak mentah Indonesia yang melalui jalur tersebut.

“Sebagian besar pasokan energi Indonesia berasal dari jalur lain, sehingga dampaknya tidak sebesar yang dibayangkan,” jelasnya.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan pembelian BBM secara berlebihan. Menurutnya, perilaku panic buying justru dapat menciptakan kelangkaan semu di lapangan meskipun pasokan sebenarnya masih tersedia.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Pemuda Muhammadiyah Kota Pangkalpinang, Jazzkyanda, turut mengingatkan pentingnya pengawasan terhadap distribusi BBM agar tidak dimanfaatkan oleh oknum tertentu untuk melakukan penimbunan.

Ia berharap aparat penegak hukum bersama instansi terkait dapat memperketat pengawasan guna memastikan distribusi energi tetap berjalan dengan baik dan merata di tengah masyarakat.

“Penimbunan BBM tentu akan merugikan masyarakat luas, karena itu pengawasan harus diperkuat agar tidak ada pihak yang memanfaatkan situasi ini,” ujarnya.

Jazzkyanda juga menyoroti peran media dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat. Ia berharap media dapat menghadirkan pemberitaan yang berimbang serta tidak menimbulkan kepanikan publik.

Menurutnya, penyajian informasi yang terlalu sensasional berpotensi memicu kekhawatiran berlebihan di tengah masyarakat.

“Saya memahami media ingin menghadirkan berita yang menarik bagi pembaca. Namun kami berharap judul maupun isi pemberitaan tetap mengedepankan keseimbangan informasi agar masyarakat tidak salah memahami situasi yang sebenarnya masih terkendali,” katanya.

Ia menambahkan bahwa sinergi antara pemerintah, media, dan masyarakat sangat diperlukan untuk menjaga stabilitas daerah, khususnya dalam menghadapi berbagai isu yang berkembang di ruang publik.

Dengan informasi yang tepat dan sikap masyarakat yang tenang, ia optimistis kondisi sosial serta ketahanan energi di Bangka Belitung tetap dapat terjaga dengan baik.

Share

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *