BELITUNG TIMUR,VISSIONNEWS.COM- PT Timah Tbk kembali menggelar kegiatan Safari Ramadan 1447 Hijriah dengan berbagi kebahagiaan bersama masyarakat di Kabupaten Belitung Timur. Kegiatan ini berlangsung di Division Head Belitung Area, Desa Lenggang, Kecamatan Gantung, Jumat (6/3/2026).
Safari Ramadan tersebut dihadiri Komisaris PT Timah Yuslih Ihza, Direktur Operasi Handy Geniardi, Direktur Sumber Daya Manusia Ratih Mayasari, jajaran Division Head PT Timah Tbk, karyawan dan karyawati perusahaan, serta masyarakat sekitar.
Dalam kegiatan ini, PT Timah menyalurkan berbagai bantuan sosial kepada masyarakat. Bantuan yang diberikan antara lain santunan untuk 150 anak yatim dan piatu, beasiswa bagi penghafal Al-Qur’an (tahfiz), 600 paket sembako, serta bantuan bagi guru ngaji dan marbot masjid di Belitung Timur.
Rangkaian acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an yang menghadirkan suasana khidmat menjelang berbuka puasa. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penyerahan santunan, tausiyah Ramadan, doa bersama, serta buka puasa bersama.
Komisaris PT Timah, Yuslih Ihza, mengatakan Safari Ramadan menjadi salah satu upaya perusahaan untuk mempererat hubungan antara insan timah dengan masyarakat di wilayah operasional.
“Melalui Safari Ramadan ini kita ingin memperkuat nilai habluminannas, menjaga kebersamaan serta mempererat kerukunan antara insan timah dan masyarakat Belitung Timur,” ujarnya.
Ia juga berharap masyarakat dapat terus mendukung upaya perusahaan dalam meningkatkan produksi yang pada akhirnya akan memberikan kontribusi bagi negara dan berdampak pada kesejahteraan masyarakat.
Sementara itu, Direktur Sumber Daya Manusia PT Timah, Ratih Mayasari, mengajak seluruh insan timah untuk terus menjaga kekompakan dan semangat dalam menjalankan tugas.
“Jika kita berjalan dengan kompak dan tangguh, insya Allah ke depan akan banyak hal baik yang tercipta, baik untuk insan timah maupun masyarakat di wilayah operasional,” katanya.
Sebelumnya, rangkaian Safari Ramadan PT Timah telah dilaksanakan di sejumlah wilayah operasional seperti Pemali, Belinyu, dan Muntok. Kegiatan serupa juga akan terus dilanjutkan di daerah operasional lainnya.(*)










