BANGKA,VISSIONNEWS.COM — Universitas Bangka Belitung (UBB) menggelar Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) 2026 tingkat universitas selama dua hari, 11–12 Agustus 2026. Kegiatan yang berlangsung di Gedung Balai Utama De Universitaria tersebut menjadi momentum awal bagi mahasiswa baru untuk mengenal kehidupan akademik sekaligus membangun karakter dan wawasan kebangsaan.
Beragam materi diberikan selama pelaksanaan PKKMB. Selain pengenalan pimpinan dan sistem pendidikan tinggi di UBB, mahasiswa baru mendapatkan pembekalan mengenai kehidupan bermasyarakat, kepemimpinan, pengembangan potensi diri, hingga lingkungan kampus yang aman dan nyaman.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan dan penyampaian program kerja atau krida oleh Duta Bahasa Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Selanjutnya, mahasiswa baru diperkenalkan dengan jajaran pimpinan UBB serta berbagai aspek kehidupan akademik yang akan mereka jalani selama masa perkuliahan.
Salah satu agenda utama ialah Talkshow Kebangsaan dan Kepemimpinan. Forum tersebut menghadirkan narasumber dari Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Polda Kepulauan Bangka Belitung, Kejaksaan Tinggi Kepulauan Bangka Belitung, serta akademisi UBB.
Dari Polda Kepulauan Bangka Belitung, materi disampaikan Kepala Biro Sumber Daya Manusia, KBP Dr. Rimsyahtono, S.I.K., M.M. Sedangkan Kejaksaan Tinggi Kepulauan Bangka Belitung diwakili staf bidang pembinaan.
Melalui sesi tersebut, mahasiswa diajak memahami bahwa kehidupan perguruan tinggi tidak hanya berkaitan dengan pencapaian akademik. Mereka juga didorong untuk memiliki kepedulian sosial, wawasan kebangsaan, serta kesiapan mengambil peran sebagai generasi muda di tengah masyarakat.
Suasana PKKMB kemudian dibuat lebih cair melalui Talkshow Inspiratif yang menghadirkan Owner Kinikawa, Ogie Maulana, dan psikolog Dianisa Gyana M., P.Msi. Sesi berlangsung interaktif dengan dialog bersama mahasiswa baru yang diselingi kegiatan ice breaking.
Pembekalan lainnya berkaitan dengan pencegahan dan penanganan kekerasan di lingkungan perguruan tinggi. Materi norma kehidupan bermasyarakat di lingkungan kampus juga diberikan agar mahasiswa memahami batasan, etika, serta sikap yang perlu diterapkan selama menjalani aktivitas akademik.
Tak hanya materi, mahasiswa baru juga dikenalkan dengan berbagai organisasi kemahasiswaan tingkat universitas. Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dan Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM) memperkenalkan fungsi serta ruang bagi mahasiswa untuk mengembangkan kemampuan di luar kegiatan perkuliahan.
Dalam kesempatan itu, Presiden Mahasiswa UBB turut memberikan motivasi kepada mahasiswa baru agar berani memiliki cita-cita besar tanpa menjadikan latar belakang daerah sebagai hambatan.
“Jangan pernah takut bermimpi biarpun Anda berasal dari daerah 3T, selama ada kemauan dan berusaha,” ujarnya.
Pesan tersebut menjadi pengingat bagi mahasiswa baru untuk memanfaatkan masa kuliah sebagai kesempatan memperluas pengalaman, membangun jejaring, serta mengembangkan kemampuan diri.
Dengan berakhirnya seluruh rangkaian kegiatan, PKKMB tingkat universitas UBB 2026 resmi ditutup. Pembekalan selama dua hari tersebut diharapkan menjadi pijakan awal bagi mahasiswa baru untuk beradaptasi dengan lingkungan perguruan tinggi sekaligus mempersiapkan diri menjadi generasi yang berprestasi, berkarakter, dan mampu berkontribusi bagi masyarakat.(*)










