Gubernur Hidayat mengatakan, pemerataan pendidikan harus menjadi perhatian bersama agar setiap peserta didik memperoleh akses terhadap layanan pendidikan yang layak dan berkualitas, tanpa dibatasi status sekolah tempat mereka belajar.
Menurutnya, sekolah swasta memiliki peran penting dalam mencerdaskan generasi muda sehingga sudah semestinya mendapatkan dukungan yang memadai dari pemerintah daerah.
“Status sekolah negeri maupun swasta tidak boleh menjadi penghalang bagi kemajuan pendidikan. Kita ingin membangun dunia pendidikan yang adil, tanpa ketimpangan, dengan mengedepankan kesetaraan,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan harapan agar sektor pendidikan di Bangka Belitung mampu mencatatkan prestasi terbaik di tingkat Sumatra sebelum melangkah menuju pencapaian nasional. Untuk mewujudkan target tersebut, komunikasi antara pemerintah, tenaga pendidik, dan pengelola sekolah dinilai perlu terus diperkuat.
Hidayat menegaskan, pemerintah daerah ingin sekolah swasta memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang, meningkatkan kualitas pembelajaran, serta menghasilkan lulusan yang mampu bersaing.
“Sekolah swasta berhak mendapatkan bantuan dan perhatian dari pemerintah. Kami ingin sekolah swasta maju dan berkembang seperti sekolah negeri, tanpa ada perbedaan perlakuan,” tegasnya.
Selain menyampaikan komitmen pemerataan pendidikan, kunjungan tersebut dimanfaatkan untuk mendengarkan aspirasi pihak sekolah mengenai perkembangan kegiatan belajar mengajar dan kebutuhan pendidikan di daerah.
Langkah ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antara Pemprov Kepulauan Bangka Belitung dengan lembaga pendidikan, terutama dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di daerah.
Kepala Satuan Pendidikan SMAS Setia Budi Sungailiat, Johan, menyambut baik kunjungan Gubernur beserta rombongan. Ia menilai kehadiran pimpinan daerah tersebut menjadi bentuk perhatian pemerintah terhadap keberlangsungan pendidikan di sekolah swasta.
Johan menyampaikan apresiasi atas kesediaan Gubernur meluangkan waktu untuk berkunjung di tengah padatnya agenda pemerintahan. Ia berharap pertemuan tersebut dapat mempererat hubungan antara pemerintah daerah dan pihak sekolah dalam mendukung kemajuan pendidikan.
“Kunjungan ini menjadi kehormatan sekaligus kebanggaan bagi keluarga besar SMAS Setia Budi Sungailiat. Kami berharap sinergi antara pemerintah daerah dan pihak sekolah semakin kuat demi kemajuan pendidikan di Bangka Belitung,” ungkap Johan.
SMAS Setia Budi Sungailiat merupakan salah satu sekolah swasta tertua di Kabupaten Bangka yang berdiri sejak 1975. Saat ini, sekolah tersebut memiliki 685 siswa dengan dukungan 35 tenaga pendidik dan 12 tenaga kependidikan.
Dengan jumlah peserta didik tersebut, SMAS Setia Budi menjadi salah satu lembaga pendidikan yang berkontribusi dalam menyediakan akses pendidikan bagi masyarakat di Kabupaten Bangka.
Pihak sekolah berharap kunjungan Gubernur dapat memberikan motivasi tambahan bagi para siswa untuk meningkatkan semangat belajar, mengukir prestasi, dan meraih cita-cita. Dukungan berbagai pihak dinilai penting untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang mampu melahirkan generasi muda berdaya saing.
Dalam kunjungan itu, Gubernur turut didampingi Asisten I, Kepala Biro Organisasi, Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Pendidikan, Kepala Biro Administrasi Pimpinan, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah II, serta sejumlah tamu undangan lainnya.
Melalui penguatan perhatian terhadap seluruh satuan pendidikan, Pemprov Kepulauan Bangka Belitung berharap kualitas pendidikan semakin merata dan mampu menjadi fondasi bagi peningkatan kualitas sumber daya manusia serta kemajuan daerah.










