Giat Bina Desa 2025, Kepala Biro BAKK UBB: Semoga Ilmu yang Dimiliki Memberi Manfaat Untuk Desa Tanjung Labu

Tanjung Labu,VissionNews.Com- Badan Eksekutif Mahasiswa Keluarga Mahasiswa Universitas Bangka Belitung (BEM KM UBB) melalui Kementerian Riset Keilmuan dan Pengabdian resmi membuka kegiatan Bina Desa 2025 yang berlangsung selama 8 hari di Desa Tanjung Labu, Kecamatan Lepar, Kabupaten Bangka Selatan.

Acara tersebut dibuka pada Kamis pagi tanggal 03 Juli 2025 dan dihadiri oleh Kepala Biro Akademik, Kemahasiswaan, dan Kerjasama (BAKK) UBB, perangkat desa, pihak sekolah, dan Bhabinkamtibmas Desa Tanjung Labu.

Dalam sambutannya, Hesty, Kepala Biro BAKK UBB, mengungkapkan harapannya bahwa mahasiswa UBB dapat membawa semangat keilmuan yang berdampak bagi masyarakat.

Mahasiswa UBB Membiru di Desa Tanjung Labu, semoga keilmuan yang dimiliki dapat memberikan manfaat dan menjadikan masyarakat di Tanjung Labu lebih maju.

Ini sejalan dengan tema pemerintah tentang Kampus Berdampak yang sangat kami sambut baik. “Kami berharap implementasi nyata ini bisa bersinergi dengan pemerintah dan masyarakat desa,” ujarnya.

Pada sambutannya juga menyapa Wakil Kepala SMA Negeri 1 Lepar Pongok, Bapak Wahyu, dan menekankan pentingnya membangun kolaborasi pendidikan.“Semoga anak-anak di Lepar tidak merasa terkucilkan. Kita tidak pernah tahu, mungkin salah satu dari mereka adalah calon pemimpin masa depan. Pulau Lepar punya budaya, dan mahasiswa UBB harus mampu menjaga sikap, komunikasi, serta menjalin relasi yang berdampak.” tambahnya.

Ketua Pelaksana kegiatan, Irfan, menyatakan optimisme terhadap program ini.“Bina Desa ini bisa membawa perubahan menjadi lebih maju bagi masyarakat Tanjung Labu,” katanya singkat namun penuh harap.

Wakil Ketua BEM KM UBB, Azza, turut menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar rutinitas, namun merupakan bentuk pengabdian nyata.“BEM KM UBB hadir untuk berkolaborasi dengan warga, berbagi ilmu dengan anak-anak, memberikan edukasi untuk tumbuh kembang, dan mendorong mereka untuk melanjutkan pendidikan lebih tinggi agar angka putus sekolah menurun.” ujarnya.

Kegiatan hari pertama ditutup dengan pendekatan kepada masyarakat dan anak-anak, dilanjutkan dengan Yasinan bersama, serta evaluasi internal tim BEM KM UBB.

Perwakilan dari Pemerintah Desa Tanjung Labu, Sobri, menyambut baik kehadiran mahasiswa.“Semoga dengan adanya program Bina Desa ini, mahasiswa UBB bisa membangun desa. Dan jika ada kekurangan dalam penyambutan dari warga, kami mohon maaf dengan kelembutan hati.” Ucapnya.

Kegiatan ini akan berlangsung hingga 10 Juli 2025 dengan rangkaian aktivitas edukatif, sosial, dan kebudayaan yang bertujuan untuk menciptakan dampak jangka panjang dan positif bagi Desa Tanjung Labu, serta memperkuat peran mahasiswa UBB sebagai agen perubahan.(*)

Share

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *