DLH Pangkalpinang Hidupkan Kembali Gerakan ASRI, Warga Diajak Kelola Sampah dari Sumbernya

PANGKALPINANG,VISSIONNEWS.COM-  Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Pangkalpinang kembali mengaktifkan Gerakan ASRI (Aman, Sehat, Rapi, dan Indah) setelah Idulfitri 2026. Program ini dijalankan sebagai tindak lanjut arahan Presiden RI dan melibatkan partisipasi aktif masyarakat.

Kepala DLH Pangkalpinang, Suharto, menyampaikan bahwa kegiatan dalam gerakan tersebut akan dilakukan secara rutin setiap pekan. Ia menjelaskan, hari Selasa difokuskan untuk kebersihan di lingkungan masing-masing, seperti rumah, sekolah, dan tempat usaha. Sementara itu, kegiatan gotong royong bersama warga dijadwalkan setiap hari Jumat.

“Mulai April ini kita aktifkan kembali. Harapannya, gerakan ASRI bisa menjadi kebiasaan masyarakat dalam menjaga lingkungan,” ujarnya, Kamis (2/4/2026).

Menurutnya, pengelolaan sampah tidak bisa hanya bergantung pada pemerintah daerah. Ia menekankan pentingnya kesadaran masyarakat sebagai penghasil sampah untuk mulai mengelola limbah dari sumbernya.

Ia mendorong berbagai pihak, mulai dari rumah tangga hingga pelaku usaha, untuk menerapkan pengolahan sampah seperti pembuatan kompos, budidaya maggot, hingga daur ulang.

“Pendekatan dari hulu sangat penting agar sampah tidak langsung menumpuk di tempat pembuangan akhir. Ini harus jadi kebiasaan, bukan sekadar imbauan,” tegasnya.

Suharto juga mengungkapkan bahwa fasilitas pengelolaan sampah komunal masih terbatas. Saat ini, DLH baru mengoperasikan TPS 3R di Selindung, sementara pengembangan fasilitas serupa di wilayah GeNAS dan Semabung masih dalam tahap persiapan.

Selain fokus pada pengelolaan sampah, DLH turut mengoptimalkan keberadaan ruang terbuka hijau (RTH). Ia menyebutkan bahwa luas RTH di Pangkalpinang telah mencapai lebih dari 30 persen, dengan beberapa taman kota yang menjadi prioritas perawatan seperti Taman Wilhelmina, Alun-alun Merdeka, dan Taman Dealova.

Di tengah potensi musim kemarau, masyarakat juga diajak berperan aktif dalam menjaga keseimbangan lingkungan dengan menanam pohon secara mandiri.

“Kalau setiap keluarga menanam satu pohon, dampaknya akan sangat besar bagi kualitas udara dan kesejukan kota,” katanya.

Melalui kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat, DLH berharap Pangkalpinang dapat menjadi kota yang bersih, hijau, dan berkelanjutan.

Share

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *