Bawaslu Pangkalpinang Masuk Tiga Besar Nasional, Unggul dalam Pencegahan Pelanggaran Pemilu

Jakarta,VissionNews.Com- Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Pangkalpinang kembali mengharumkan nama daerah di tingkat nasional. Dalam ajang Apresiasi Pencegahan dan Partisipasi Masyarakat yang digelar Bawaslu RI, Bawaslu Kota Pangkalpinang berhasil meraih peringkat ketiga terbaik nasional kategori aktivitas pencegahan selama Pemilu dan Pilkada 2024–2025.

Capaian tersebut terbilang membanggakan, mengingat Bawaslu Kota Pangkalpinang mampu menyingkirkan 511 dari total 514 Bawaslu Kabupaten/Kota se-Indonesia. Penilaian ini diberikan atas keberhasilan dalam mencegah potensi pelanggaran administrasi, sengketa pemilu, hingga dugaan tindak pidana pemilu.

Anggota Bawaslu RI, Totok Hariono, menjelaskan bahwa indikator pencegahan bukan diukur dari nihilnya laporan pelanggaran, melainkan sejauh mana upaya pencegahan dilakukan secara sistematis dan terukur sesuai indikator yang telah ditetapkan.

“Bukan berarti tidak ada laporan sama sekali, tetapi bagaimana proses pencegahan itu dilaksanakan dengan baik dan efektif,” ujar Totok, yang juga didampingi Anggota Bawaslu RI Loly Suhenti dalam malam penganugerahan tersebut.

Totok menambahkan, penganugerahan ini merupakan bentuk apresiasi Bawaslu RI kepada jajaran Bawaslu di daerah yang telah menunjukkan kinerja optimal, sekaligus pengingat bahwa Bawaslu tidak hanya bertugas sebagai penyelenggara teknis pemilu, tetapi juga sebagai penjaga nilai-nilai demokrasi.

Sementara itu, Ketua Bawaslu Kota Pangkalpinang, Imam Ghozali, mengungkapkan rasa syukur atas penghargaan yang diterima. Menurutnya, prestasi ini menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kinerja pengawasan dan pencegahan pelanggaran pemilu di Kota Pangkalpinang.

“Penghargaan ini bukan sekadar prestasi, tetapi juga pemantik bagi kami untuk terus berbenah dan bekerja lebih maksimal dalam mengawal setiap tahapan kepemiluan. Ini adalah bentuk tanggung jawab kami kepada masyarakat Pangkalpinang,” kata Imam.

Di tempat terpisah, Koordinator Divisi Hukum, Pencegahan, Partisipasi Masyarakat dan Humas Bawaslu Kota Pangkalpinang, Wahyu Saputra, menegaskan bahwa capaian tersebut merupakan hasil kerja kolektif bersama berbagai pihak.

“Penghargaan ini bukan hanya milik Bawaslu, tetapi juga milik seluruh stakeholder dan masyarakat Kota Pangkalpinang yang memiliki kepedulian tinggi terhadap integritas dan kualitas Pemilu serta Pilkada,” pungkas Wahyu.(*)

Share

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *