BANGKA,VISSIONNEWS.COM- Universitas Bangka Belitung (UBB) terus memperkuat kualitas pendidikan mahasiswanya melalui kolaborasi strategis dengan Bank Indonesia. Kerja sama ini diwujudkan lewat Program Bantuan Pendidikan Kebanksentralan yang resmi diteken di Kampus UBB, Kamis (23/4/2026).
Dalam kegiatan tersebut, Kepala Perwakilan BI Kepulauan Bangka Belitung, Rommy S. Tamawiwy, menegaskan pentingnya peran perguruan tinggi dalam meningkatkan literasi ekonomi generasi muda. Menurutnya, BI tidak hanya berfokus pada kebijakan moneter, tetapi juga berkontribusi dalam pengembangan sumber daya manusia di daerah.
“Sinergi ini menjadi langkah konkret untuk meningkatkan pemahaman mahasiswa terhadap ekonomi sekaligus mendukung kualitas pendidikan tinggi,” ujarnya.
Melalui program ini, sebanyak 55 mahasiswa UBB menerima bantuan pendidikan kebanksentralan. Tak hanya itu, kerja sama juga mencakup pelaksanaan riset dan survei bersama di bidang ekonomi, yang diharapkan mampu memperluas wawasan mahasiswa terhadap isu ekonomi nasional dan global.
Pihak kampus menyambut positif kolaborasi tersebut. Wakil Rektor I UBB Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, Devi Valeriani, menilai kemitraan dengan BI menjadi jembatan penting antara teori di kampus dan praktik kebijakan di lapangan.
“Mahasiswa perlu memahami langsung bagaimana kebijakan ekonomi dirancang dan diterapkan,” katanya.
Kegiatan ini juga dirangkaikan dengan kuliah umum oleh Deputi Kepala Perwakilan BI Babel, Rifki Ismail. Dalam pemaparannya, ia mengulas berbagai isu strategis, mulai dari kebijakan moneter, dinamika ekonomi global, hingga upaya menjaga inflasi dan stabilitas sistem keuangan.
Antusiasme mahasiswa terlihat tinggi selama diskusi berlangsung. UBB berharap kerja sama dengan BI dapat terus berlanjut guna meningkatkan daya saing lulusan di tingkat nasional.(*)










