BANGKA,VISSIONNEWS.COM – Universitas Bangka Belitung (UBB) menghadirkan tokoh ekonomi nasional, Mirza Adityaswara, dalam kuliah umum bertema “Ekonomi Indonesia di Tengah Perkembangan Global” yang digelar di Balai Betason Kampus UBB, Rabu (3/6/2026).
Kegiatan tersebut diikuti mahasiswa, dosen, dan sivitas akademika UBB. Hadir pula sejumlah pemangku kepentingan dari sektor ekonomi dan keuangan, di antaranya perwakilan Bank Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, serta lembaga jasa keuangan dan perbankan.
Kuliah umum dibuka oleh Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan UBB, Prof. Dr. Devi Valeriani, S.E., M.Si. Ia mengatakan kegiatan ini menjadi bagian dari upaya kampus memperluas wawasan mahasiswa terhadap isu-isu strategis yang berkembang di tingkat nasional maupun global.
Dalam pemaparannya, Mirza Adityaswara menjelaskan bahwa dunia saat ini menghadapi berbagai tantangan, mulai dari ketegangan geopolitik, perubahan pola perdagangan internasional, perkembangan teknologi yang semakin pesat, hingga dinamika pasar keuangan global yang terus berubah.
Menurutnya, kondisi tersebut menuntut setiap negara memiliki kemampuan beradaptasi agar tetap mampu menjaga pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan daya saing.
“Perubahan global akan terus terjadi. Karena itu, generasi muda harus membekali diri dengan pengetahuan, keterampilan, dan kemampuan beradaptasi sehingga mampu mengambil peluang dari setiap perubahan yang ada,” ujarnya.
Mirza mencontohkan Jepang dan Tiongkok sebagai negara yang berhasil melakukan transformasi ekonomi melalui pembangunan sumber daya manusia yang berkualitas. Ia menilai kemajuan kedua negara tersebut tidak terlepas dari investasi yang kuat pada sektor pendidikan dan peningkatan kualitas SDM.
Ia juga menegaskan bahwa Indonesia memiliki fondasi ekonomi yang cukup kuat untuk menghadapi tantangan global. Namun, peningkatan kualitas sumber daya manusia tetap menjadi faktor utama agar Indonesia mampu memanfaatkan berbagai peluang yang muncul di tengah perubahan dunia.
Selain itu, mahasiswa didorong untuk lebih jeli melihat peluang di sektor-sektor yang terus berkembang, seperti ekonomi digital, industri kreatif, teknologi, dan kewirausahaan.
Sesi diskusi dan tanya jawab yang berlangsung setelah pemaparan materi mendapat antusiasme tinggi dari peserta. Berbagai pertanyaan diajukan terkait prospek ekonomi Indonesia, investasi, tantangan dunia kerja, hingga pengembangan ekonomi daerah di tengah ketidakpastian global.
Melalui kegiatan ini, UBB kembali menegaskan komitmennya dalam menghadirkan ruang pembelajaran yang mempertemukan mahasiswa dengan tokoh-tokoh nasional. Diharapkan, wawasan yang diperoleh dapat menjadi bekal bagi generasi muda untuk menghadapi tantangan global sekaligus berkontribusi dalam pembangunan ekonomi Indonesia.(*)










