BANGKA,VISSIONNEWS.COM — Persaingan usaha yang semakin ketat membuat pelaku UMKM tidak cukup hanya mengandalkan kualitas produk. Kemampuan membangun identitas merek dan memanfaatkan teknologi digital menjadi bagian penting untuk menarik konsumen sekaligus memperluas pasar.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya UBB dalam meningkatkan kapasitas pelaku usaha, khususnya dalam bidang branding dan pemasaran digital. Tim pengabdian diketuai oleh Dr. Nizwan Zukhri, S.E., M.M., dengan anggota Dr. Jeanne Darc Noyanti Manik, S.H., M.Hum. dan Dr. Christianingrum, S.Pd., M.M.
Kegiatan diawali dengan pembukaan oleh Dr. Nizwan Zukhri. Dalam kesempatan tersebut, ia menyoroti pentingnya kemampuan pelaku usaha untuk mengembangkan produk sekaligus membangun identitas yang dapat membedakan produknya dari kompetitor.
Menurutnya, produk berkualitas perlu didukung dengan strategi pemasaran yang tepat agar mampu menjangkau konsumen secara lebih luas. Perkembangan teknologi digital pun memberikan peluang bagi pelaku usaha untuk memperkenalkan produk tanpa terbatas pada pasar konvensional.
Materi mengenai branding dan pemasaran digital kemudian disampaikan oleh Dr. Christianingrum. Para peserta diberikan pemahaman mengenai cara membangun identitas produk yang kuat sehingga lebih mudah dikenali dan memiliki daya tarik tersendiri di mata konsumen.
Branding dalam kegiatan tersebut tidak hanya dipandang dari sisi logo, kemasan, maupun tampilan produk. Lebih dari itu, pelaku usaha diajak memahami pentingnya membangun karakter serta nilai yang ingin dikomunikasikan kepada konsumen.
Media digital juga menjadi salah satu pembahasan utama. Peserta diarahkan untuk melihat berbagai platform digital sebagai sarana strategis dalam mengenalkan produk, berkomunikasi dengan pelanggan, serta memperluas jangkauan pemasaran.
Kegiatan berlangsung secara interaktif. Peserta aktif mengikuti materi dan berdiskusi mengenai berbagai tantangan yang mereka hadapi dalam menjalankan usaha, termasuk bagaimana menerapkan konsep branding dan pemasaran digital dalam kegiatan bisnis sehari-hari.
Melalui pendampingan ini, UBB berharap UPPKA Mentari dapat semakin siap menghadapi perubahan pola pemasaran yang terus berkembang. Pengetahuan yang diperoleh diharapkan dapat diterapkan untuk memperkuat identitas produk sekaligus menyusun strategi pemasaran yang lebih terarah.
Dengan penguatan pada aspek branding dan digital marketing, produk yang dihasilkan UPPKA Mentari diharapkan tidak hanya mampu mempertahankan kualitas, tetapi juga memiliki daya saing yang lebih kuat di tengah kompetisi pasar.(*)










