PANGKALPINANG,VISSIONNEWS.COM — Membayar pajak tepat waktu ternyata bisa membawa keberuntungan. Hal itu dirasakan Ridwan Amir yang mendapat hadiah utama berupa satu unit sepeda motor dalam program Gebyar Pajak Pemerintah Kota Pangkalpinang.
Hadiah tersebut diserahkan pada Kamis (8/10/2026) sebagai bentuk apresiasi pemerintah daerah kepada masyarakat yang telah memenuhi kewajibannya membayar pajak.
Ridwan mengaku hadiah tersebut menjadi kejutan yang sama sekali tidak pernah dibayangkannya.
“Bersyukur sama Gusti Allah lah pokoknya. Aok, dak nyangka-nyangka lah pacak dapat hadiah kayak ni,” kata Ridwan.
Ia menuturkan, membayar pajak sudah menjadi kebiasaan yang selalu dijaganya. Baginya, membayar pajak merupakan kewajiban yang harus ditunaikan sebagai warga negara.
“Pajak-pajak teruslah. Kita orang dari dulu selalu ingat kalau pajak nomor satu. Itu adalah kewajiban,” ujarnya.
Menurut Ridwan, program Gebyar Pajak merupakan bentuk penghargaan yang diberikan pemerintah kepada masyarakat yang selama ini disiplin menjalankan kewajibannya.
Ia pun mengapresiasi Pemerintah Kota Pangkalpinang yang memberikan penghargaan kepada para wajib pajak.
Di sisi lain, Wali Kota Pangkalpinang Prof Saparudin mengatakan, Gebyar Pajak bukan sekadar pemberian hadiah, melainkan bagian dari upaya mendorong kesadaran masyarakat dalam memenuhi kewajiban perpajakan.
Menurutnya, uang pajak yang dibayarkan masyarakat akan kembali kepada masyarakat dalam berbagai bentuk pembangunan dan pelayanan publik.
“Pemerintah berupaya dengan pajak yang dibayarkan oleh masyarakat, kita kembalikan untuk pembangunan kota,” ujar Saparudin.
Ia menjelaskan, masyarakat yang membayar pajak mendapatkan kesempatan mengikuti undian. Dalam Gebyar Pajak tersebut, pemerintah menyiapkan sejumlah hadiah, termasuk empat unit kendaraan.
Saparudin berharap pola pemberian apresiasi seperti ini dapat membuat masyarakat semakin terdorong untuk membayar pajak sebelum jatuh tempo.
“Ini sebenarnya buat apresiasi kepada masyarakat agar masyarakat tentu di masa yang akan datang bisa bayar pajak dengan tepat waktu, bisa melunasi pajak-pajaknya sehingga kita bisa bangun kota kita dengan lebih cepat lagi,” katanya.
Ia memastikan masyarakat tidak perlu mendaftar secara khusus untuk mengikuti undian tersebut. Wajib pajak yang telah melakukan pembayaran akan secara otomatis memperoleh nomor undian.
“Yang penting bayar pajak, nanti langsung masuk nomornya,” jelasnya.
Saparudin mengungkapkan, realisasi penerimaan pajak dan retribusi daerah Kota Pangkalpinang pada tahun ini telah menembus angka Rp200 miliar lebih dan masih berada dalam jalur pencapaian target.
Melihat respons masyarakat, Pemkot Pangkalpinang berencana melanjutkan Gebyar Pajak sebagai program tahunan.
“Iya, tiap tahun. Mudah-mudahan tahun depan insyaallah lebih besar lagi,” ungkap Saparudin.
Namun, ia mengakui tingkat kepatuhan masyarakat masih perlu terus ditingkatkan. Masih terdapat wajib pajak yang belum menyelesaikan kewajibannya.
Karena itu, masyarakat kembali diajak melihat pembayaran pajak sebagai bentuk gotong royong dalam membangun Kota Pangkalpinang.
Pajak yang terkumpul, kata Saparudin, nantinya digunakan untuk mendukung berbagai kebutuhan pembangunan, mulai dari sektor pendidikan dan kesehatan hingga bantuan sosial bagi masyarakat yang membutuhkan.
Menariknya, pelaksanaan Gebyar Pajak tahun ini tidak membebani APBD Kota Pangkalpinang. Hadiah yang diberikan merupakan dukungan dari sejumlah stakeholder yang turut berpartisipasi dalam pembangunan daerah.
“Ini tidak menggunakan dana APBD. Ini semua adalah support dari para stakeholder yang ingin juga ikut serta membangun Kota Pangkalpinang,” pungkasnya.










