Pelepasan kontingen dipimpin Wakil Wali Kota Pangkalpinang, Dessy Ayutrisna, yang sekaligus menjabat sebagai Ketua Kontingen. Dalam sambutannya, Dessy meminta seluruh atlet menjadikan kesempatan ini sebagai ajang pembuktian kemampuan sekaligus membawa nama baik daerah.
Ia menegaskan, kepercayaan diri dan semangat pantang menyerah harus menjadi modal utama setiap atlet ketika bertanding. Menurutnya, target meraih kemenangan harus ditanamkan sejak awal agar seluruh anggota kontingen memiliki motivasi yang sama.
“Optimistis menang, bisa menang, kita juara. Yang penting semangat. Energi kita akan naik dan semesta akan merespons,” kata Dessy.
Dessy juga mengapresiasi kontribusi KONI, seluruh pengurus cabang olahraga, dan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) yang telah bekerja mempersiapkan kontingen hingga siap mengikuti Porprov VII Babel.
Ia mengingatkan bahwa keberhasilan dalam pertandingan tidak cukup hanya mengandalkan keterampilan dan kondisi fisik. Kekuatan mental, kedisiplinan, sportivitas, serta solidaritas antaratlet juga menjadi faktor penting.
Seluruh atlet diminta menjaga kekompakan, saling menyemangati, dan tidak mengutamakan kepentingan pribadi selama menjalani kompetisi.
“Jaga sportivitas dan mental. Kita harus memiliki mental juara. Saling mendukung dan turunkan ego agar mendapatkan hasil yang terbaik. Pangkalpinang kita bisa, Pangkalpinang kite juara,” tegasnya.
Terkait penghargaan bagi atlet berprestasi, Dessy mengungkapkan bahwa pemerintah kabupaten dan kota bersama pemerintah provinsi telah menyepakati skema pemberian bonus. Atlet yang berhasil meraih medali emas pada nomor perorangan akan mendapatkan bonus sebesar Rp20 juta.
Sementara itu, untuk nomor beregu, pemberian bonus akan disesuaikan dengan perhitungan yang telah disepakati bersama. Kebijakan tersebut diterapkan agar seluruh daerah memiliki standar penghargaan yang sama.
Di kesempatan yang sama, Wali Kota Pangkalpinang, Prof. Saparudin, mengingatkan bahwa Porprov tidak seharusnya hanya dipandang sebagai ajang berburu medali. Lebih dari itu, kompetisi olahraga ini menjadi ruang bagi generasi muda untuk membangun persahabatan, memperluas pergaulan, dan mempererat hubungan antardaerah.
Menurut Saparudin, pertemuan atlet dari berbagai kabupaten dan kota di Bangka Belitung dapat menjadi pengalaman berharga. Selain mengukur kemampuan melalui pertandingan, para atlet juga memiliki kesempatan untuk saling mengenal dan belajar satu sama lain.
Ia menilai kemenangan memang menjadi bagian dari kompetisi, tetapi proses untuk mencapai prestasi jauh lebih penting.
“Porprov ini adalah semangat kebersamaan, semangat kebersamaan anak-anak muda Kota Pangkalpinang. Mereka bertemu dengan anak-anak muda di seluruh kabupaten di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Mereka bisa saling berinteraksi, berkenalan, sambil menguji kemampuannya masing-masing,” ungkapnya.
Saparudin juga mendorong para atlet untuk memiliki tekad kuat menjadi yang terbaik. Menurutnya, prestasi tidak datang dengan sendirinya, melainkan harus diperjuangkan melalui latihan, kerja keras, dan kesungguhan.
“Bukan siapa yang menang, siapa yang kalah, tapi siapa yang juara. Menjadi yang terbaik itu adalah pilihan, karena siapa pun ingin menjadi yang terbaik,” ujarnya.
Dalam arahannya, Wali Kota turut menyoroti pentingnya kesiapan mental sebagai penunjang kemampuan fisik atlet. Ia mengibaratkan seseorang yang berlari ketika berada dalam situasi terdesak akan memiliki dorongan lebih besar untuk mengerahkan seluruh kemampuannya.
Ilustrasi tersebut disampaikan untuk menggambarkan bahwa motivasi, tekanan, dan semangat berjuang dapat menjadi pemicu seseorang mencapai kemampuan terbaiknya.
“Atlet itu bukan hanya fisik. Fisik harus kuat, latihan harus kuat, kerja keras, tetapi mental juga harus tangguh. Semangat harus kuat, maka akan tumbuh,” pesannya.
Dengan kekuatan 530 personel yang telah dipersiapkan, Pemerintah Kota Pangkalpinang berharap kontingen dapat memberikan penampilan terbaik sepanjang Porprov VII Babel. Dukungan dari pemerintah daerah, KONI, pengurus cabang olahraga, dan masyarakat diharapkan menjadi tambahan motivasi bagi para atlet.
Pangkalpinang pun menatap kompetisi tersebut dengan optimisme tinggi. Targetnya bukan sekadar berpartisipasi, tetapi mampu bersaing secara maksimal, menjaga nama baik daerah, serta membawa pulang prestasi yang membanggakan dengan tetap menjunjung tinggi sportivitas dan kebersamaan.










