Api Lahap 0,8 Hektare Kebun di Nyuruk, Polisi dan Warga Bergerak Cepat

BABEL,VISSIONNEWS.COM – Kebakaran melanda lahan perkebunan milik warga di Dusun Nyuruk, Desa Nyuruk, Kecamatan Dendang, Kabupaten Belitung Timur, Senin (7/9/2026) malam.

Kobaran api yang muncul sekitar pukul 22.00 WIB tersebut menghanguskan lahan seluas kurang lebih 0,8 hektare. Lokasi kebakaran berada di depan BUMDes Nyuruk.

Informasi mengenai kebakaran diterima personel Polsek Dendang setelah seorang warga yang melintas di jalan raya Desa Nyuruk melihat kobaran api cukup besar dari arah perkebunan.

Mendapat laporan tersebut, personel Polsek Dendang langsung bergerak menuju lokasi. Saat petugas tiba, sejumlah warga telah berada di sekitar lokasi dan berusaha mencegah api menjalar ke lahan perkebunan lainnya.

Dari hasil pemeriksaan di lokasi, lahan tersebut diketahui milik Ardianto alias Taktun, warga setempat. Pemilik lahan menjelaskan bahwa sebelumnya dilakukan pembukaan lahan menggunakan mesin chainsaw. Aktivitas tersebut menyisakan potongan-potongan kayu yang kemudian dibakar.

Namun, api dari pembakaran sisa kayu tersebut membesar dan merambat hingga membakar area perkebunan.

Personel Polsek Dendang bersama warga sekitar dan staf Kecamatan Simpang Pesak kemudian berjibaku memadamkan api. Proses pemadaman menggunakan satu unit mesin Robin dengan memanfaatkan sumber air dari kolam yang berada di dalam area kebun.

Upaya bersama tersebut akhirnya membuahkan hasil. Sekitar pukul 23.20 WIB, api berhasil dipadamkan seluruhnya. Kondisi di lokasi selanjutnya dinyatakan aman dan terkendali.

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun, sekitar 0,8 hektare lahan perkebunan terdampak kebakaran.

Usai pemadaman, polisi juga memberikan imbauan kepada pemilik lahan terkait risiko pembakaran sisa kayu maupun lahan, terutama saat kondisi cuaca kering. Pembakaran yang tidak diawasi dapat dengan mudah memicu api menjalar ke area lain.

Kasi Humas Polres Belitung Timur IPDA Asep Achmadi, seizin Kapolres Belitung Timur AKBP Dr. Husni Tamrin, S.T., S.H., M.Hum., mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati dalam melakukan aktivitas yang berpotensi menimbulkan kebakaran.

“Kami mengimbau masyarakat agar tidak membakar lahan atau sisa-sisa tanaman secara sembarangan. Apabila melakukan pembersihan lahan, hendaknya memperhatikan kondisi sekitar dan memastikan api benar-benar padam sehingga tidak menimbulkan kebakaran yang dapat merugikan diri sendiri maupun masyarakat lainnya,” ujar Asep.

Ia juga meminta masyarakat segera melaporkan apabila menemukan titik api atau kebakaran lahan. Langkah cepat dari masyarakat dan petugas dinilai penting untuk mencegah kebakaran meluas dan menimbulkan kerugian yang lebih besar.

Share

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *