BABEL,VISSIONNEWS.COM- DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) bersama Pemerintah Kota Pangkalpinang menggelar audiensi guna mendorong percepatan pembangunan dan pengembangan Pelabuhan Pangkalbalam. Pertemuan berlangsung di Rumah Dinas Wali Kota Pangkalpinang, Selasa malam (10/2/2026).
Audiensi tersebut dihadiri langsung Wali Kota Pangkalpinang, Prof. Saparudin, serta Ketua Komisi III DPRD Babel, Taufik Rizani, bersama jajaran anggota komisi. Fokus utama pembahasan adalah kesiapan daerah dalam mendukung proyek pengembangan pelabuhan yang dinilai strategis bagi konektivitas dan perekonomian Bangka Belitung.
Anggota Komisi III DPRD Babel, Iman Wahyudi, menjelaskan bahwa pertemuan ini merupakan tindak lanjut dari rapat internal DPRD yang sebelumnya membahas rencana pengembangan Pelabuhan Pangkalbalam. DPRD, kata dia, juga telah menjalin komunikasi awal dengan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) agar program tersebut sejalan dengan arah kebijakan nasional.
“Pengembangan Pelabuhan Pangkalbalam berkaitan langsung dengan program strategis nasional. Karena itu, kesiapan daerah menjadi hal penting, terutama terkait ketersediaan lahan dan dukungan dari pemerintah kota,” ujar Iman kepada Mediaqu.id usai audiensi.
Dalam pertemuan itu, Pemerintah Kota Pangkalpinang memaparkan kesiapan lahan sekitar 50 hektare yang direncanakan untuk mendukung pengembangan pelabuhan sekaligus kawasan industri. Paparan tersebut disampaikan oleh perwakilan Dinas Perhubungan dan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Pangkalpinang yang turut hadir dalam audiensi.
Menurut Iman, ketersediaan lahan menjadi salah satu faktor kunci agar proyek pengembangan pelabuhan dapat segera direalisasikan. Selain meningkatkan kapasitas dan aktivitas kepelabuhanan, kawasan tersebut juga diharapkan mampu menarik investasi baru serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Sebagai langkah lanjutan, DPRD Babel berencana memperkuat koordinasi dengan pemerintah pusat. Komisi III DPRD Babel akan menjadwalkan komunikasi dengan Komisi V DPR RI yang membidangi infrastruktur dan perhubungan, termasuk sektor transportasi laut.
DPRD Babel menilai Pelabuhan Pangkalbalam memiliki posisi strategis dalam mendukung distribusi logistik dan pengembangan kawasan industri di Bangka Belitung. Sinergi antara pemerintah kota, provinsi, dan pemerintah pusat diharapkan dapat mempercepat tahapan pengembangan pelabuhan sesuai perencanaan.
“Kami berharap ada kolaborasi yang solid dari semua pihak agar pengembangan Pelabuhan Pangkalbalam dapat berjalan optimal dan memberikan dampak nyata bagi daerah,”ujarnya.










