BABEL,VISSIONNEWS.COM – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80 dimanfaatkan Polda Kepulauan Bangka Belitung sebagai momentum untuk memperkuat komitmen dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Kapolda Kepulauan Bangka Belitung, Irjen Pol Viktor T. Sihombing, menegaskan bahwa jajaran Polri harus terus melakukan evaluasi dan pembenahan agar semakin profesional serta mendapat kepercayaan publik.
Hal tersebut disampaikan Viktor usai mengikuti rangkaian Upacara dan Syukuran HUT Bhayangkara ke-80 yang digelar di Mako Sat Brimob Polda Kepulauan Bangka Belitung, Rabu (1/7/2026).
Menurutnya, peringatan hari lahir Polri bukan sekadar agenda seremonial tahunan, melainkan menjadi momen penting bagi seluruh personel untuk merefleksikan pelaksanaan tugas sekaligus memperkuat semangat pengabdian kepada masyarakat.
“Momentum HUT Bhayangkara menjadi pengingat bagi seluruh anggota agar terus memperbaiki diri dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.
Kapolda mengatakan tema HUT Bhayangkara tahun ini, “Polri untuk Masyarakat”, merupakan komitmen bahwa institusi kepolisian harus selalu hadir sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat. Karena itu, seluruh anggota diminta menjaga kepercayaan publik dengan bekerja secara profesional dan humanis.
Ia menambahkan, berbagai capaian positif yang telah diraih selama ini harus dipertahankan bahkan ditingkatkan. Sebaliknya, setiap kekurangan maupun kesalahan harus dijadikan bahan evaluasi agar tidak kembali terjadi.
“Kami ingin terus membangun kepercayaan masyarakat. Apa yang sudah berjalan baik akan dipertahankan, sementara berbagai kekurangan menjadi bahan pembelajaran untuk melakukan perbaikan,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Viktor juga menegaskan bahwa Polri tidak menutup diri terhadap kritik. Menurutnya, masukan dari masyarakat menjadi bagian penting dalam mendorong peningkatan kualitas pelayanan kepolisian.
Ia menilai keberhasilan Polri menjaga keamanan dan ketertiban tidak dapat dilakukan sendiri, melainkan membutuhkan dukungan serta partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat.
“Kami membuka ruang seluas-luasnya bagi masyarakat untuk memberikan kritik maupun saran. Semua itu menjadi bahan evaluasi agar pelayanan kepolisian semakin baik,” ungkapnya.
Kapolda turut menyinggung masih adanya pelanggaran yang dilakukan oknum anggota kepolisian. Menurutnya, setiap personel memiliki tanggung jawab menjaga nama baik institusi sehingga setiap pelanggaran harus dijadikan pembelajaran bersama.
Ia menekankan pentingnya introspeksi dan peningkatan kualitas sumber daya manusia agar anggota Polri mampu menjalankan tugas secara profesional, mulai dari menjaga keamanan, menegakkan hukum hingga memberikan perlindungan dan pelayanan kepada masyarakat.
“Keberhasilan harus dipertahankan, sedangkan setiap kekeliruan wajib dievaluasi agar tidak terulang kembali,” tegasnya.
Terkait sejumlah kasus yang melibatkan anggota kepolisian selama tahun 2026, Viktor menilai dinamika tersebut menjadi tantangan yang harus direspons melalui pembenahan internal secara berkelanjutan.
Menurutnya, Polri merupakan bagian dari masyarakat sehingga peningkatan integritas personel menjadi kunci dalam membangun citra institusi yang semakin baik di mata publik.
Di sisi lain, Kapolda juga menyampaikan apresiasi kepada sejumlah personel Polda Kepulauan Bangka Belitung yang berhasil mencatatkan berbagai prestasi selama setahun terakhir.
Beberapa anggota bahkan memperoleh penghargaan dari Mabes Polri hingga apresiasi dari Presiden Republik Indonesia atas dedikasi dan kinerja mereka.
Viktor berharap prestasi tersebut dapat menjadi motivasi bagi seluruh personel untuk terus meningkatkan profesionalisme serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
“Harapan kami, seluruh anggota terus menjaga integritas, meningkatkan kualitas pelayanan, dan memberikan pengabdian terbaik demi terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di Bangka Belitung,” pungkasnya.










