Rapat dipimpin langsung Direktur Binmas Polda Babel Kombes Pol. Efrannedy dan diikuti sejumlah pejabat perwira menengah (Pamen) serta perwira pertama (Pama) di lingkungan Ditbinmas.
Dalam pembahasan tersebut, Ditbinmas Polda Babel berencana membangun kolaborasi dengan Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) dan Balai Latihan Kerja (BLK) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
Kerja sama ini diproyeksikan menjadi salah satu langkah penting dalam menyiapkan masyarakat agar memiliki kemampuan yang sesuai dengan kebutuhan pasar kerja.
Dir Binmas Polda Babel Kombes Pol. Efrannedy menyampaikan, pihaknya akan menyusun agenda kegiatan bersama instansi terkait. Selain itu, penyusunan nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) juga akan dilakukan sebagai landasan kerja sama.
“Ke depan, kami juga akan menyusun MoU bersama Dinas Tenaga Kerja dan instansi terkait lainnya guna memperkuat payung hukum dan keterpaduan dalam mendukung keberhasilan program Poliran ini,” ungkap Efrannedy.
Ia menjelaskan, melalui program Poliran, masyarakat nantinya akan difasilitasi untuk mengikuti berbagai pelatihan keterampilan kerja. Peserta yang telah menyelesaikan pelatihan dan mengantongi sertifikat kompetensi diharapkan dapat memperoleh kesempatan untuk masuk ke dunia industri maupun mengembangkan usaha di sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Dengan demikian, program ini tidak hanya berorientasi pada peningkatan kemampuan individu, tetapi juga membuka akses ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat, khususnya mereka yang belum memiliki pekerjaan.
Ditbinmas Polda Babel berharap keterlibatan Disnaker, BLK, dunia usaha, dan pihak swasta dapat menciptakan pola pemberdayaan yang berkelanjutan. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu mempertemukan kebutuhan tenaga kerja dengan masyarakat yang membutuhkan pekerjaan.
Efrannedy menegaskan, upaya pemberdayaan ekonomi masyarakat juga memiliki keterkaitan dengan tugas kepolisian dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban.
“Langkah pemberdayaan masyarakat ini sekaligus menjadi bagian dari strategi Polri dalam menciptakan ruang publik yang aman, kondusif, dan produktif,” pungkasnya.
Melalui program Poliran, Polda Bangka Belitung berharap kehadiran Polri semakin dirasakan masyarakat, bukan hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga melalui kontribusi nyata dalam membuka kesempatan kerja dan mendorong kemandirian ekonomi.










