BABEL,VISSIONNEWS.COM- Suasana semarak peringatan Hari Bhayangkara ke-80 tahun 2026 terasa di halaman Mapolda Kepulauan Bangka Belitung, Sabtu (2/5/2026). Pemerintah provinsi bersama jajaran kepolisian membuka Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) Bhayangkara sebagai ajang mempererat hubungan dengan masyarakat.
Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Hidayat Arsani, hadir langsung dalam kegiatan tersebut yang dibuka oleh Kapolda Babel, Viktor T Sihombing. Acara ini juga dihadiri unsur Forkopimda, perangkat daerah, serta berbagai elemen masyarakat.
Dalam sambutannya, Hidayat Arsani menilai kegiatan Porseni Bhayangkara bukan sekadar ajang perlombaan, melainkan wadah strategis untuk memperkuat kebersamaan antara Polri dan masyarakat.
“Sinergi antara pemerintah daerah dan Polri sangat penting dalam menciptakan kondisi yang aman, damai, dan sejahtera,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa kegiatan olahraga dan seni seperti ini memiliki peran penting dalam meningkatkan kesehatan fisik sekaligus menumbuhkan semangat sportivitas dan solidaritas.
Sementara itu, Kapolda Babel Viktor T Sihombing menegaskan bahwa Porseni Bhayangkara merupakan bagian dari komitmen Polri untuk semakin dekat dengan masyarakat. Menurutnya, momentum Hari Bhayangkara harus dimanfaatkan sebagai refleksi untuk meningkatkan profesionalisme dan kepercayaan publik.
“Kegiatan ini bukan hanya kompetisi, tetapi juga sarana memperkuat hubungan dan kerja sama dengan seluruh elemen masyarakat,” katanya.
Ia juga mengingatkan peserta untuk menjaga sportivitas serta menjadikan perlombaan sebagai ajang mempererat persaudaraan. Selain itu, faktor keselamatan selama kegiatan berlangsung turut menjadi perhatian utama.
Rangkaian pembukaan ditandai dengan penyerahan hadiah kepada pemenang Kemala Run 2026, penampilan tari bedincak, serta defile kontingen peserta. Setelah acara resmi, gubernur bersama rombongan melanjutkan kegiatan dengan penebaran benih ikan di area Mapolda Babel sebagai bentuk dukungan terhadap ketahanan pangan dan kelestarian lingkungan.
Melalui Porseni Bhayangkara ini, diharapkan hubungan antara Polri dan masyarakat semakin solid, sekaligus memperkuat stabilitas keamanan di wilayah Bangka Belitung.










