UBB Rayakan Dies Natalis 20 Tahun, Resmikan Balai Utama dan Kukuhkan Tiga Guru Besar

BANGKA,VISSIONNEWS.COM- Universitas Bangka Belitung (UBB) menandai dua dekade perjalanannya dengan menggelar Rapat Istimewa Lustrum IV yang dirangkaikan dengan Dies Natalis ke-20, Senin (13/4/2026). Dalam momentum tersebut, kampus juga mengukuhkan tiga guru besar serta meresmikan Gedung Balai Utama De Universitaria.

Rektor UBB, Ibrahim, menyebut peringatan ini bukan sekadar seremoni, melainkan tonggak penting dalam perjalanan kampus mencetak sumber daya manusia unggul.

“Perayaan ini menjadi simbol lahirnya ilmuwan baru yang diharapkan mampu membawa perubahan bagi bangsa,” ujarnya.

Ia menambahkan, peresmian Balai Utama menjadi momen bersejarah karena untuk pertama kalinya fasilitas tersebut digunakan dalam agenda resmi universitas.

UBB sendiri lahir dari semangat pembangunan daerah sejak terbentuknya Provinsi Kepulauan Bangka Belitung pada tahun 2000. Kehadiran perguruan tinggi negeri di wilayah tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas pendidikan dan sumber daya manusia.

Tanggal 12 April 2006 menjadi awal berdirinya UBB, yang kemudian berstatus perguruan tinggi negeri sejak 19 November 2010. Perubahan status ini dinilai mempercepat berbagai capaian akademik dan pengembangan institusi.

Sejumlah kemajuan telah dicapai, mulai dari akreditasi institusi peringkat B pada 2019, pembukaan program magister pada 2021, hingga hadirnya Program Studi Kedokteran dan Profesi Dokter pada 2023. Pada tahun yang sama, UBB juga resmi menjadi Perguruan Tinggi Negeri Badan Layanan Umum (PTN BLU).

Dalam 20 tahun terakhir, UBB berkembang pesat. Jumlah program studi meningkat dari 13 menjadi 36 yang tersebar di enam fakultas. Sementara itu, jumlah mahasiswa melonjak dari sekitar 1.000 orang di masa awal berdiri menjadi sekitar 10.000 mahasiswa pada 2025.

Mahasiswa UBB kini tidak hanya berasal dari wilayah lokal, tetapi juga dari berbagai daerah di Indonesia.

Ke depan, UBB menargetkan jumlah mahasiswa terus bertambah hingga mencapai 14.000 pada 2028. Saat ini, kampus didukung hampir 700 tenaga akademik dan kependidikan yang tersebar di dua kampus utama, yakni Balun Ijuk dan Air Itam.

Dari sisi keuangan, kontribusi Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) juga menunjukkan tren peningkatan. Pada 2025, kontribusinya mencapai 34,5 persen dan ditargetkan naik hingga 40–50 persen pada 2026.

Meski demikian, pihak kampus menegaskan bahwa penerapan sistem remunerasi bagi pegawai masih dalam tahap persiapan.

“Kami terus mematangkan skema tersebut, namun belum akan diterapkan dalam waktu dekat,” kata Rektor.

Share

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *