BABEL,VISSIONNEWS.COM — Sebanyak 352 pemancing ambil bagian dalam lomba mancing yang diselenggarakan Forum Nelayan Baro di Perairan Pulau Kalimambang, Lengir dan sejumlah kawasan perairan di sekitarnya, Sabtu (22/8/2026).
Lomba tersebut berlangsung mulai sekitar pukul 09.00 WIB dengan melibatkan 50 kapal nelayan. Para peserta berasal dari berbagai kalangan, mulai dari nelayan hingga komunitas pemancing yang turut memeriahkan kegiatan tersebut.
Untuk menjaga keamanan selama kegiatan berlangsung, Satpolairud Polres Belitung bersama personel kapal Direktorat Polairud Polda Kepulauan Bangka Belitung diterjunkan ke lokasi.
Petugas melakukan pemantauan terhadap aktivitas peserta di wilayah perairan. Pengamanan dilakukan guna memastikan perlombaan berlangsung tertib sekaligus mengantisipasi berbagai potensi gangguan selama peserta berada di laut.
Kasat Polairud Polres Belitung AKP Fiqie mengatakan, lomba mancing yang digelar Forum Nelayan Baro menjadi salah satu kegiatan positif yang dapat mempererat hubungan antara kepolisian dan masyarakat pesisir.
“Kegiatan ini menjadi sarana bagi kami untuk semakin dekat dengan masyarakat, khususnya para nelayan dan komunitas pemancing. Selain menyalurkan hobi, kami ingin membangun kebersamaan serta memperkuat sinergitas dalam menjaga keamanan dan keselamatan di wilayah perairan,” ujar AKP Fiqie.
Selain melakukan pengamanan, personel Satpolairud juga mengingatkan para peserta agar tidak mengabaikan keselamatan selama mengikuti perlombaan. Peserta diminta mematuhi aturan keselamatan di laut dan tetap saling menjaga selama berada di wilayah perairan.
Menurut AKP Fiqie, kegiatan yang melibatkan masyarakat pesisir seperti ini dapat menjadi ruang untuk memperkuat komunikasi dan kerja sama antara Polri dengan nelayan.
“Dengan komunikasi dan sinergitas yang baik, kami berharap bersama-sama dapat menjaga keamanan dan keselamatan di wilayah perairan Belitung,” katanya.
Lomba mancing tersebut pun menjadi ajang kebersamaan bagi para nelayan dan komunitas pemancing, sekaligus memperkuat hubungan antara masyarakat pesisir dengan aparat kepolisian dalam menciptakan situasi perairan yang aman dan kondusif.(*)










