Dewi Savitri Ungkap 110 Ribu Data Awal Siap Diverifikasi dalam Sensus Ekonomi 2026

PANGKALPINANG,VISSIONNEWS.COM – Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Pangkalpinang akan memulai pendataan lapangan Sensus Ekonomi 2026 pada 15 Juni hingga 31 Agustus 2026. Dalam pelaksanaannya, petugas akan melakukan verifikasi terhadap sekitar 110 ribu data awal yang telah disiapkan BPS sebagai dasar pendataan.

Kepala BPS Kota Pangkalpinang, Dewi Savitri, mengatakan data awal atau pre-list tersebut telah dimuat dalam perangkat telepon genggam petugas dan akan dicocokkan langsung saat kunjungan ke masyarakat.

“Data yang sudah tersedia akan diverifikasi kembali oleh petugas di lapangan. Jika data kepala keluarga maupun anggota keluarga sudah sesuai, maka proses pendataan dapat dilanjutkan dengan lebih cepat,” ujar Dewi Savitri, Kamis (11/6/2026).

Untuk mendukung pelaksanaan sensus, BPS Kota Pangkalpinang menerjunkan 192 petugas yang terdiri dari 190 mitra statistik dan dua petugas BPS. Mereka akan melakukan pendataan secara door to door di seluruh wilayah Kota Pangkalpinang.

Menurut Dewi, Sensus Ekonomi 2026 tidak hanya menyasar pelaku usaha, tetapi juga seluruh masyarakat. Pendataan dilakukan untuk memperoleh gambaran yang lebih lengkap mengenai kondisi sosial ekonomi masyarakat sekaligus perkembangan berbagai sektor usaha.

“Seluruh warga akan didata. Selain itu, semua jenis usaha juga menjadi sasaran pendataan, mulai dari sektor pertanian, perdagangan, industri hingga jasa,” katanya.

Ia menambahkan, BPS juga menargetkan pendataan terhadap berbagai usaha baru yang berkembang di era digital. Aktivitas ekonomi seperti kreator konten, influencer, pelaku usaha daring, hingga berbagai profesi digital lainnya diharapkan dapat masuk dalam cakupan sensus tahun ini.

Menurutnya, keberhasilan pendataan sangat bergantung pada keterbukaan masyarakat dalam memberikan informasi yang dibutuhkan petugas.

Karena itu, BPS Kota Pangkalpinang menggandeng Pemerintah Kota Pangkalpinang serta perangkat wilayah hingga tingkat RT untuk membantu sosialisasi dan membangun kepercayaan masyarakat terhadap pelaksanaan sensus.

“Kami berharap masyarakat dapat menerima kedatangan petugas dan memberikan informasi yang benar. Data yang terkumpul nantinya akan menjadi dasar penting dalam perencanaan pembangunan dan penyusunan kebijakan ekonomi,” ungkap Dewi.

BPS Kota Pangkalpinang menargetkan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 dapat menjangkau seluruh masyarakat dan pelaku usaha sehingga menghasilkan data yang akurat, lengkap, dan berkualitas sebagai dasar pembangunan daerah maupun nasional.

Share

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *