Menurut Oskar, Operasi Patuh Menumbing 2026 tidak hanya berorientasi pada penindakan, tetapi juga bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat agar lebih disiplin dan bertanggung jawab saat berkendara.
“Dalam operasi ini kita mengedepankan sinergi bersama masyarakat dalam membangun budaya tertib berlalu lintas,” kata Oskar di Pangkalpinang, Minggu (25/10/2026).
Operasi tahun ini mengusung tema “Polisi Bersama Masyarakat Mewujudkan Lalu Lintas yang Tertib, Aman dan Berkeselamatan”. Tema tersebut menjadi landasan bagi jajaran kepolisian untuk mengedepankan pendekatan humanis, edukatif, dan persuasif selama pelaksanaan operasi.
Oskar menegaskan, petugas akan mengutamakan edukasi melalui teguran dan peringatan secara simpatik kepada masyarakat. Ia menyebut keberhasilan operasi tidak diukur dari banyaknya pengendara yang ditilang, melainkan dari meningkatnya kepatuhan terhadap aturan dan terciptanya keselamatan berlalu lintas.
“Operasi Patuh bukan ajang memperbanyak tilang. Keberhasilan operasi diukur dari meningkatnya kesadaran, kepatuhan, dan keselamatan masyarakat, bukan banyaknya penindakan,” ujarnya.
Meski mengedepankan edukasi, penegakan hukum tetap dilakukan secara selektif, proporsional, dan profesional, khususnya terhadap pelanggaran yang membahayakan keselamatan pengguna jalan.
Ia juga meminta seluruh personel yang bertugas untuk memberikan pelayanan secara santun dan tidak arogan, sehingga kehadiran polisi lalu lintas dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Babel, Kombes Pol Agus Sugiyarso, mengungkapkan Operasi Patuh Menumbing 2026 melibatkan ratusan personel gabungan dari Polda Babel dan Polres jajaran.
Operasi tersebut akan diawali dengan apel gelar pasukan di halaman Mapolda Bangka Belitung pada Senin (26/10/2026). Selain kepolisian, kegiatan ini turut melibatkan instansi terkait dan komunitas pelopor keselamatan lalu lintas.
Agus mengimbau masyarakat untuk selalu mematuhi aturan lalu lintas, menggunakan perlengkapan keselamatan, serta mengutamakan kehati-hatian saat berkendara.
Ia berharap masyarakat dapat mendukung pelaksanaan operasi dengan meningkatkan disiplin berlalu lintas, sehingga risiko kecelakaan dapat ditekan dan keamanan, keselamatan, ketertiban, serta kelancaran lalu lintas di wilayah Bangka Belitung semakin terjaga.










