Menurutnya, masa muda harus dimanfaatkan untuk menuntut ilmu, mengembangkan potensi, serta melakukan berbagai kegiatan positif yang dapat menunjang masa depan.
Kapolda menegaskan, setiap pelajar memiliki kesempatan yang sama untuk meraih kesuksesan. Karena itu, mereka diminta lebih bijak dalam memilih pergaulan dan mampu membedakan tindakan yang baik maupun buruk.
“Saya ingin berpesan, kalian semua memiliki potensi kesempatan yang sama untuk meraih masa depan yang lebih baik. Tolong lebih bijak, pilih mana yang baik, yang buruk jangan diikuti,” kata Agus di hadapan peserta upacara.
Ia juga memberikan perhatian khusus terhadap persoalan bullying di lingkungan sekolah. Para siswa diminta tidak tinggal diam apabila menyaksikan tindakan perundungan terhadap teman mereka.
“Apabila kalian melihat perundungan jangan diam, bantu cari pertolongan. Jangan menyentuh narkoba, jauhkan judi online maupun tawuran,” tegasnya.
Kehadiran Kapolda Babel di SMKN 1 Pangkalpinang tersebut merupakan bagian dari implementasi program prioritas Kapolri, yakni Polisi Peduli Pendidikan (Polidik).
Melalui program ini, Polri berupaya memperkuat kepedulian terhadap dunia pendidikan dengan hadir langsung di lingkungan sekolah. Tidak hanya menjaga keamanan, kepolisian juga ingin berkontribusi dalam membentuk generasi muda yang cerdas, disiplin, dan memiliki akhlak yang baik.
Agus berharap program tersebut dapat memperkuat hubungan antara kepolisian, pihak sekolah, guru, dan para siswa sehingga tercipta lingkungan pendidikan yang aman serta kondusif.
Dalam kesempatan itu, ia turut memberikan apresiasi kepada para guru yang selama ini konsisten memberikan pendidikan, pengawasan, serta pembinaan moral kepada peserta didik.
“Kepada Bapak dan Ibu guru, kami dari Polda Babel menitipkan anak-anak kita ini. Kami siap bersinergi kapanpun demi terciptanya lingkungan pendidikan yang aman,” ujarnya.
Upacara tersebut diikuti seluruh guru dan siswa SMKN 1 Pangkalpinang. Kapolda turut didampingi sejumlah Pejabat Utama Polda Babel, di antaranya Dirbinmas dan Dirlantas.
Melalui kegiatan ini, diharapkan para pelajar semakin memahami pentingnya menjaga diri dari pengaruh negatif, menghormati sesama, serta menjadikan sekolah sebagai tempat yang aman untuk belajar dan meraih cita-cita.










