Tawuran dan Narkoba Ancam Generasi Muda, Wakapolda Babel Ingatkan Peran Penting Orang Tua

BABEL,VISSIONNEWS.COM– Ancaman tawuran antarpelajar dan peredaran narkoba di kalangan generasi muda menjadi perhatian serius Polda Bangka Belitung. Untuk mencegah hal tersebut, Wakapolda Babel Brigjen Pol Murry Mirranda mengingatkan pentingnya peran orang tua dalam mengawasi aktivitas, pergaulan, serta perkembangan anak-anak.
Pesan itu disampaikan Murry saat menghadiri kegiatan Subuh Keliling di Masjid Al-Fitrah, Kelurahan Bukit Merapin, Kecamatan Gerunggang, Kota Pangkalpinang, Sabtu (31/10/2026).

Dalam kegiatan yang turut dihadiri sejumlah Pejabat Utama (PJU) Polda Babel tersebut, Murry mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing.

Ia menjelaskan, kegiatan Subuh Keliling merupakan bagian dari tindak lanjut program prioritas Kapolri untuk mempererat hubungan antara kepolisian dan masyarakat.

Menurutnya, Polri harus hadir sebagai mitra masyarakat yang mampu memberikan rasa aman sekaligus membangun kepercayaan melalui pendekatan humanis.

“Jangan takut lagi kepada polisi, sekarang kita ubah paradigmanya. Sekarang kita mempunyai moto Polisi bersama masyarakat, jadi antara Polisi dan masyarakat saling berempati dan saling membantu,” ujar Murry di hadapan jemaah.

Ia menegaskan, terciptanya situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang aman dan kondusif tidak bisa hanya mengandalkan peran kepolisian. Diperlukan keterlibatan seluruh elemen masyarakat, termasuk keluarga dan lingkungan pendidikan.

Salah satu persoalan yang menjadi perhatiannya adalah maraknya aksi tawuran antarpelajar. Murry menilai, tindakan kekerasan tersebut tidak boleh dianggap sebagai kenakalan biasa karena dapat berdampak buruk terhadap masa depan anak.

Ia meminta orang tua dan tenaga pendidik lebih aktif melakukan pengawasan serta memberikan pemahaman kepada anak mengenai bahaya kekerasan.

“Jangan sampai anak-anak kita yang seharusnya memegang buku dan pena justru memegang senjata untuk melukai sesama,” katanya.

Murry mengungkapkan, tawuran sering kali bermula dari persoalan sederhana. Mulai dari perbedaan pendapat, saling ejek, hingga komentar negatif di media sosial yang kemudian berkembang menjadi permusuhan.

Karena itu, ia mengingatkan para remaja agar tidak mudah terpancing emosi dan menjadikan perbedaan sebagai alasan untuk melakukan kekerasan.

“Tidak ada kebanggaan dalam perkelahian dan tidak ada hal yang baik jika setiap persoalan diselesaikan dengan cara kekerasan. Orang yang kuat adalah orang yang mampu mengendalikan amarah,” tegasnya.

Selain tawuran, peredaran narkoba juga menjadi ancaman yang harus diwaspadai bersama. Murry meminta orang tua lebih peka terhadap perubahan perilaku anak, termasuk aktivitas sehari-hari dan lingkungan pergaulannya.

Menurutnya, pengawasan keluarga menjadi salah satu langkah penting untuk melindungi generasi muda agar tidak terjerumus dalam penyalahgunaan maupun jaringan peredaran narkoba.

Ia juga mengajak masyarakat untuk berani melaporkan apabila menemukan indikasi peredaran narkoba atau gangguan keamanan lainnya di lingkungan sekitar.

“Segera laporkan jika melihat serta mengetahui adanya peredaran narkoba ataupun gangguan kamtibmas lainnya kepada pihak kepolisian terdekat,” pungkasnya.

Melalui kegiatan Subuh Keliling ini, Polda Babel berharap hubungan antara kepolisian, tokoh agama, dan masyarakat semakin erat. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu memperkuat kepedulian bersama dalam melindungi generasi muda sekaligus menciptakan situasi kamtibmas yang aman, damai, dan kondusif di Kota Pangkalpinang.

Share

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *