Kapolres Belitung AKBP Satria Darma, S.E., S.I.K., M.M. turut hadir dalam kegiatan yang dimulai sekitar pukul 07.30 WIB tersebut. Apel dipimpin Bupati Belitung H. Djoni Alamsyah Hidayat, S.Sos., dengan melibatkan berbagai unsur yang memiliki peran dalam penanganan bencana dan perlindungan masyarakat.
Personel TNI, Polri, BPBD, pemadam kebakaran, Satpol PP, Dinas PUPR serta sejumlah unsur terkait mengikuti apel sebagai bagian dari upaya memperkuat koordinasi menghadapi kemungkinan terjadinya Karhutla.
Dalam arahannya, Bupati Belitung mengapresiasi kesiapan seluruh personel yang selama ini terlibat dalam penanganan kebakaran dan membantu masyarakat ketika terjadi bencana.
Ia meminta seluruh unsur tidak menganggap remeh potensi Karhutla. Kewaspadaan, menurutnya, harus ditingkatkan melalui penguatan pemantauan di lapangan, deteksi dini dan kecepatan dalam mengambil tindakan ketika ditemukan titik api.
Sejalan dengan hal tersebut, Kapolres Belitung AKBP Satria Darma menegaskan komitmen jajaran kepolisian untuk mendukung pemerintah daerah dalam mencegah dan menangani Karhutla.
“Polres Belitung siap mendukung dan bersinergi dengan seluruh stakeholder dalam upaya pencegahan dan penanggulangan Karhutla. Yang paling utama adalah bagaimana kita melakukan langkah-langkah pencegahan dan deteksi dini sebelum kebakaran meluas,” kata Satria.
Menurutnya, ancaman kebakaran hutan dan lahan membutuhkan kerja bersama. Tidak hanya mengandalkan satu institusi, penanganannya harus melibatkan TNI, Polri, pemerintah daerah, BPBD, Damkar hingga partisipasi masyarakat.
Selain kesiapan personel, Kapolres juga mengingatkan masyarakat agar turut berperan menjaga kondisi lingkungan. Aktivitas pembakaran yang dilakukan sembarangan dinilai berpotensi menjadi pemicu meluasnya kebakaran, terutama ketika kondisi lingkungan mendukung penyebaran api.
“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran secara sembarangan. Apabila menemukan adanya potensi maupun kejadian Karhutla, segera laporkan kepada petugas agar dapat ditangani dengan cepat,” ujarnya.
Dalam apel tersebut, kekuatan personel yang disiapkan berasal dari sejumlah unsur, di antaranya TNI AD, TNI AU, Yon TP, Brimob, personel gabungan Polres Belitung, Damkar Kabupaten Belitung, BPBD, Satpol PP dan Dinas PUPR.
Kegiatan tersebut sekaligus menjadi momentum untuk memastikan kesiapan personel sekaligus memperkuat komunikasi antarinstansi. Dengan koordinasi yang solid, setiap potensi kebakaran diharapkan dapat diketahui lebih awal dan segera ditangani sebelum berkembang menjadi bencana yang lebih luas.
Pemerintah daerah bersama aparat dan seluruh stakeholder juga mengajak masyarakat untuk menjadi bagian dari upaya pencegahan. Kesiapsiagaan bersama, pengawasan lingkungan serta respons cepat menjadi langkah penting untuk melindungi masyarakat dan menjaga kelestarian lingkungan di Kabupaten Belitung.










