Wakapolda Babel Ingatkan Bahaya Tawuran dan Hoaks, Ajak Masyarakat Selamatkan Generasi Muda

BABEL,VISSIONNEWS.COM – Pencegahan kenakalan remaja dan penyebaran informasi bohong menjadi perhatian Wakapolda Bangka Belitung Brigjen Pol Murry Mirranda saat melaksanakan kegiatan Jumat Keliling (Jumling) di Masjid Al-Khosiyun, Kelurahan Semabung Lama, Kota Pangkalpinang, Jumat (30/10/2026).

Dalam kegiatan yang turut dihadiri sejumlah Pejabat Utama Polda Babel tersebut, Murry mengajak masyarakat untuk mengambil peran aktif dalam menjaga generasi muda dari berbagai pengaruh negatif, mulai dari tawuran, perkelahian antarpelajar, perundungan hingga penyalahgunaan narkoba.

Menurutnya, persoalan kenakalan remaja tidak bisa hanya dibebankan kepada pihak kepolisian. Dibutuhkan keterlibatan bersama antara keluarga, lingkungan pendidikan, dan masyarakat agar anak-anak tidak terjerumus dalam perilaku yang dapat merusak masa depan mereka.

“Anak-anak kita adalah masa depan bangsa. Jangan biarkan cita-cita mereka hancur hanya karena emosi sesaat, terprovokasi pergaulan, atau terlibat aksi tawuran dan kekerasan di sekolah. Tugas utama pelajar adalah menuntut ilmu dan membanggakan orang tua,” tegas Murry di hadapan jamaah.

Ia menilai, penguatan karakter sejak dini menjadi salah satu langkah penting dalam mencegah terjadinya kekerasan di kalangan pelajar. Orang tua, sekolah, dan para guru diharapkan mampu menciptakan lingkungan yang aman, ramah anak, serta bebas dari segala bentuk perundungan.

Murry juga mengingatkan bahwa perbedaan identitas sekolah maupun kelompok pertemanan tidak seharusnya menjadi pemicu permusuhan. Saling mengejek dan persoalan kecil lainnya tidak boleh berujung pada tindakan kekerasan.

“Tidak ada kebanggaan dalam tawuran, tidak ada bangganya menyakiti orang lain, dan tidak ada masa depan yang baik yang diselesaikan dengan kekerasan,” ujarnya.

Selain menyoroti persoalan remaja, Wakapolda Babel turut mengingatkan masyarakat agar lebih bijak dalam menggunakan media sosial. Ia meminta warga tidak mudah mempercayai maupun menyebarkan informasi yang belum jelas sumber dan kebenarannya.

Prinsip saring sebelum sharing, menurutnya, harus menjadi kebiasaan masyarakat di tengah derasnya arus informasi digital. Langkah tersebut penting untuk mencegah penyebaran hoaks yang berpotensi menimbulkan keresahan hingga memecah persatuan masyarakat.

Dalam kesempatan itu, Murry menjelaskan bahwa kegiatan Jumat Keliling merupakan bagian dari upaya Polda Babel untuk membangun komunikasi langsung dengan masyarakat.

Ia menyebutkan, kepolisian secara rutin menjalankan berbagai program kemasyarakatan setiap pekan, di antaranya Jumat Keliling, Subuh Keliling, Minggu Kasih, pengaturan lalu lintas, serta program polisi peduli pendidikan.

Berbagai kegiatan tersebut merupakan program yang digagas Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto sebagai sarana mendekatkan Polri dengan masyarakat sekaligus mencari solusi terhadap berbagai persoalan yang terjadi di lingkungan warga.

“Kegiatan-kegiatan ini kita laksanakan untuk mencari solusi atas setiap permasalahan yang dihadapi masyarakat,” ungkapnya.

Menutup kegiatan tersebut, Wakapolda mengajak seluruh elemen masyarakat untuk meningkatkan kepedulian sosial, menjaga keharmonisan lingkungan, serta bersama-sama menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang aman dan kondusif di wilayah Bangka Belitung.

Share

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *