Pengamanan Idul Fitri, 1.602 Personel Dikerahkan dalam Operasi Ketupat Menumbing 2026 di Bangka Belitung

BABEL,VISSIONNEWS.COM-  Kepolisian Daerah Bangka Belitung menggelar apel pasukan sebagai tanda dimulainya Operasi Ketupat Menumbing 2026 dalam rangka pengamanan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.

Apel tersebut berlangsung di halaman Mapolda Babel, Kamis (12/3/2026) sore. Kegiatan dipimpin oleh Gubernur Bangka Belitung, Hidayat Arsani, bersama Kapolda Babel Viktor T. Sihombing.

Sejumlah unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) turut hadir dalam kegiatan tersebut, termasuk pimpinan DPRD Babel, Wakapolda serta pejabat utama Polda dan perwakilan instansi terkait.

Dalam apel tersebut, gubernur dan kapolda secara simbolis menyematkan pita kepada perwakilan personel sebagai tanda dimulainya operasi. Usai penyematan, Kapolda bersama jajaran Forkopimda melakukan pengecekan langsung terhadap barisan pasukan yang disiagakan.

Kapolda Viktor T. Sihombing mengatakan, Operasi Ketupat Menumbing tahun ini melibatkan total 1.602 personel gabungan dari berbagai instansi.

“Personel yang diturunkan berasal dari Polri, TNI, pemerintah daerah, serta stakeholder terkait. Semua akan bertugas sesuai dengan fungsi dan perannya masing-masing,” ujar Viktor kepada wartawan.

Operasi pengamanan tersebut akan berlangsung selama 13 hari, mulai 13 hingga 25 Maret 2026.

Menurutnya, penempatan personel akan difokuskan pada sejumlah titik aktivitas masyarakat selama Ramadan hingga Idul Fitri, seperti tempat ibadah, bandara, pelabuhan, hingga kawasan wisata.

“Pengamanan dilakukan di berbagai objek kegiatan masyarakat. Misalnya di masjid saat ibadah, kemudian di bandara dan pelabuhan untuk mengantisipasi arus mudik dan arus balik, mengingat Babel merupakan wilayah kepulauan,” jelasnya.

Selain itu, aparat juga akan mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas seperti balap liar yang kerap muncul selama periode libur Lebaran.

Untuk menunjang pelayanan kepada masyarakat, Polda Babel juga menyiapkan sejumlah pos pengamanan selama operasi berlangsung. Pos tersebut terdiri dari 20 Pos Pengamanan (Pospam), 9 Pos Pelayanan (Posyan), serta 5 Pos Terpadu yang tersebar di berbagai wilayah di Bangka Belitung.

“Harapannya seluruh rangkaian kegiatan masyarakat, mulai dari puasa, tarawih, malam takbiran hingga salat Idul Fitri dapat berjalan aman, lancar, dan kondusif,” katanya.

Sementara itu, Gubernur Hidayat Arsani menegaskan bahwa Operasi Ketupat merupakan agenda rutin yang dilaksanakan setiap tahun secara nasional untuk memastikan keamanan selama perayaan Idul Fitri.

“Ini merupakan prosedur yang dilaksanakan setiap tahun di seluruh Indonesia dalam rangka pengamanan Lebaran. Kita berharap kondisi Bangka Belitung tetap aman, kondusif, dan terkendali,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik agar selalu memastikan kondisi kendaraan dan kelengkapan dokumen sebelum berangkat.

“Bagi masyarakat yang mudik, jangan lupa periksa kendaraan dan kelengkapan surat-suratnya. Semoga perjalanan berjalan aman dan selamat sampai tujuan,” pungkasnya.

Share

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *