BABEL,VISSIONNEWS.COM – Kepolisian Daerah Kepulauan Bangka Belitung memperkuat kemitraan dengan komunitas ojek online (ojol) melalui Apel Konsolidasi Ojol Kamtibmas yang digelar di Lapangan Bhayangkara Polda Babel, Sabtu (21/6/2026).
Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Viktor T. Sihombing tersebut diikuti sebanyak 452 pengemudi ojek online dari berbagai komunitas yang ada di Pulau Bangka. Sejumlah pejabat utama Polda Babel juga turut hadir dalam kegiatan tersebut.
Dalam arahannya, Kapolda menegaskan bahwa keberadaan komunitas ojol memiliki peran strategis dalam membantu menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang kondusif. Menurutnya, hubungan antara Polri dan para pengemudi ojol perlu terus diperkuat melalui komunikasi dan kolaborasi yang berkelanjutan.
Ia menyebut apel konsolidasi ini bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan bentuk komitmen bersama dalam membangun kemitraan yang erat demi menjaga stabilitas keamanan di Bangka Belitung.
“Polri dan ojol memiliki tujuan yang sama, yakni menciptakan lingkungan yang aman dan tertib bagi masyarakat. Karena itu, sinergi ini harus terus dijaga dan ditingkatkan,” ujarnya.
Kapolda juga memberikan apresiasi kepada para pengemudi ojol yang selama ini aktif mendukung berbagai program kepolisian dan menunjukkan komitmen sebagai pelopor keamanan di tengah masyarakat.
Menurutnya, para driver ojol memiliki jangkauan yang luas karena setiap hari berinteraksi langsung dengan masyarakat. Kondisi tersebut dinilai menjadi modal penting dalam membantu menyampaikan pesan-pesan kamtibmas sekaligus menjadi contoh dalam menjaga ketertiban di lingkungan masing-masing.
Menjelang peringatan Hari Bhayangkara ke-80, Kapolda berharap kerja sama antara kepolisian dan komunitas ojol semakin solid sehingga mampu memberikan kontribusi positif bagi terciptanya keamanan dan kenyamanan masyarakat di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
Sebagai penutup kegiatan, Polda Babel menyalurkan bantuan sosial kepada ratusan pengemudi ojek online. Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis oleh Kapolda sebagai bentuk kepedulian dan apresiasi terhadap para mitra kepolisian yang turut berperan menjaga kondusivitas daerah.










