Noni mengatakan, senam bersama tidak hanya menjadi sarana untuk menjaga kesehatan dan kebugaran, tetapi juga sebagai upaya mempererat kebersamaan serta membangun kebiasaan hidup aktif di lingkungan keluarga dan masyarakat.
Menurutnya, aktivitas fisik sederhana yang dilakukan secara rutin dapat menjadi langkah awal untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kesehatan.
Ia juga menilai kondisi tubuh yang sehat merupakan modal utama dalam menjalankan berbagai aktivitas, termasuk melaksanakan peran dan tanggung jawab dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
“Tubuh yang sehat menjadi salah satu modal penting untuk menjalankan beragam kegiatan yang menyentuh kehidupan keluarga dan masyarakat,” ungkap Noni.
Lebih lanjut, ia berharap kegiatan olahraga bersama dapat terus menumbuhkan minat berolahraga, khususnya di lingkungan TP-PKK Babel. Dengan kebugaran yang terjaga, para pengurus diharapkan mampu menjalankan tugas dan pengabdian secara maksimal.
Ajakan menjaga kesehatan tersebut juga sejalan dengan persiapan menyambut Porprov VII Kepulauan Bangka Belitung 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 7–14 November mendatang.
Melalui kegiatan ini, Noni berharap semangat berolahraga tidak hanya tumbuh menjelang pelaksanaan ajang olahraga tingkat provinsi tersebut, tetapi juga menjadi bagian dari gaya hidup sehari-hari masyarakat.
Antusiasme para pengurus TP-PKK Babel dalam mengikuti senam bersama menjadi gambaran bahwa kegiatan olahraga sederhana dapat menjadi ruang untuk memperkuat kebersamaan sekaligus mendorong penerapan pola hidup sehat.










