Melalui program Minggu Kasih, kepolisian berupaya mempererat hubungan dengan masyarakat sekaligus menciptakan ruang komunikasi yang terbuka, humanis, dan penuh keakraban.
Program yang merupakan bagian dari prioritas Kapolri dengan tagline “Polisi Bersama Masyarakat” ini menjadi sarana bagi Polri untuk mendengar langsung berbagai aspirasi, masukan, hingga kritik dari masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolda Babel Irjen Pol Agus Wijayanto menegaskan bahwa kehadiran Polri di tengah masyarakat tidak semata-mata berkaitan dengan penegakan hukum dan pemeliharaan keamanan serta ketertiban masyarakat (Kamtibmas).
Menurutnya, mendengarkan suara masyarakat dan membangun silaturahmi dengan berbagai elemen merupakan bagian penting dari tugas kepolisian.
Ia juga menekankan bahwa menjaga keamanan bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat kepolisian, melainkan membutuhkan dukungan dan keterlibatan seluruh lapisan masyarakat.
Selain membuka ruang dialog, Agus turut mengajak jemaat Gereja Katedral Santo Yoseph untuk terus menjaga toleransi, mempererat kerukunan antarumat beragama, serta memelihara persatuan di tengah keberagaman.
Menurutnya, semangat kebersamaan dan sikap saling menghormati menjadi modal penting dalam mewujudkan situasi Bangka Belitung yang aman, damai, dan kondusif.
Kapolda juga mempersilakan jemaat maupun masyarakat luas untuk tidak ragu menyampaikan kritik dan saran terhadap pelayanan kepolisian.
Seluruh masukan yang diterima nantinya akan menjadi bahan evaluasi internal guna mendorong peningkatan kualitas pelayanan publik di lingkungan Polda Babel.
Melalui kegiatan ini, Polda Babel berharap komunikasi dan sinergi dengan tokoh agama serta masyarakat dapat terus terpelihara. Dengan demikian, berbagai persoalan sosial yang muncul di tengah masyarakat bisa lebih cepat diketahui, dibicarakan, dan dicarikan solusi secara bersama-sama.










