BABEL,VISSIONNEWS.COM- Hidayat Arsani menekankan pentingnya peran Aparatur Sipil Negara (ASN) sebagai penggerak perubahan dalam birokrasi modern. Pesan tersebut disampaikannya saat membuka pembekalan Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) 2026 yang digelar di Aula Graha Wiyata, Kantor BKPSDMD, Senin (4/5/2026).
Dalam arahannya, Hidayat menegaskan bahwa pola kepemimpinan saat ini menuntut lebih dari sekadar kemampuan menyusun kebijakan. Menurutnya, pejabat administrator harus mampu menerjemahkan kebijakan menjadi langkah konkret yang berdampak langsung bagi masyarakat.
Ia juga menggarisbawahi bahwa dinamika pemerintahan yang terus berkembang menuntut ASN untuk lebih adaptif dan inovatif. Oleh karena itu, pelatihan seperti PKA dinilai strategis untuk meningkatkan kapasitas sekaligus membentuk karakter birokrasi yang responsif terhadap perubahan.
“Seorang pemimpin harus peka terhadap arah kebijakan dan mampu mengeksekusinya secara efektif agar manfaatnya dirasakan publik,” ujarnya.
Selain itu, Gubernur mengingatkan pentingnya menjunjung tinggi nilai integritas dalam setiap pelaksanaan tugas. Ia menyebut tiga aspek utama yang harus dimiliki ASN, yakni kemampuan berinovasi, responsivitas terhadap kebutuhan masyarakat, serta integritas dalam menjalankan amanah.
Sementara itu, perwakilan peserta, Ratu, menyampaikan bahwa materi yang diberikan menjadi suntikan motivasi bagi para peserta. Ia berharap seluruh ilmu yang diperoleh selama pelatihan dapat diterapkan dalam pekerjaan sehari-hari.
Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung melalui PKA 2026 ini menargetkan terciptanya birokrat profesional yang mampu menjawab tantangan pembangunan daerah secara berkelanjutan, sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik di daerah.










