PANGKALPINANG,VISSIONNEWS.COM- Proses seleksi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kota Pangkalpinang tahun 2026 resmi memasuki tahap lanjutan. Dari ratusan pendaftar, sebanyak 154 peserta dinyatakan lolos seleksi administrasi dan berhak mengikuti rangkaian tes berikutnya.
Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Pangkalpinang, Donald Tampubolon, menjelaskan bahwa banyak peserta yang tidak berhasil melewati tahap awal karena tidak memenuhi syarat tinggi badan.
“Mayoritas yang gugur di tahap administrasi terkendala tinggi badan yang tidak sesuai ketentuan,” ujarnya, Selasa (14/4/2026).
Ia menyebutkan, standar tinggi badan yang digunakan mengacu pada pedoman nasional, namun telah disesuaikan dengan kondisi daerah. Untuk Pangkalpinang, batas minimal ditetapkan 167 cm bagi putra dan 162 cm bagi putri, lebih rendah dari standar nasional.
Penyesuaian tersebut dilakukan agar jumlah peserta yang lolos tidak terlalu sedikit. Meski demikian, peserta yang nantinya akan mewakili daerah ke tingkat provinsi dan nasional tetap harus memenuhi kriteria tinggi badan sesuai standar pusat.
Dalam seleksi tahun ini, panitia menargetkan 34 peserta terbaik untuk menjadi anggota Paskibraka Kota Pangkalpinang. Selain itu, akan dipilih lima pasang putra-putri terbaik untuk melanjutkan seleksi ke tingkat provinsi.
Tahapan seleksi dilakukan secara bertingkat dengan sistem gugur. Peserta sebelumnya telah mengikuti Tes Intelegensia Umum (TIU) dan Tes Wawasan Kebangsaan (TWK). Selanjutnya, mereka akan menjalani tes kesehatan dan parade.
Tahapan berikutnya mencakup uji kemampuan Peraturan Baris Berbaris (PBB) serta tes kesamaptaan yang meliputi lari, push-up, sit-up, dan shuttle run. Di tahap akhir, peserta akan mengikuti wawancara untuk menilai aspek kepribadian.
Untuk memastikan transparansi dan objektivitas, proses seleksi melibatkan berbagai unsur, mulai dari TNI, Polri, Dinas Kesehatan, hingga tim psikologi.
Donald juga menyampaikan bahwa peserta yang belum terpilih tetap mendapatkan apresiasi. Mereka akan dikukuhkan sebagai Paskibra tingkat sekolah setelah mengikuti latihan bersama DPPI.
Peserta yang terpilih sebagai Paskibraka nantinya akan menjalani masa tugas selama satu tahun. Pemusatan latihan dijadwalkan berlangsung pada Agustus, dengan pengukuhan sekitar pertengahan bulan, sebelum menjalankan tugas utama pada upacara kenegaraan.










